Selasa, 24 November 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Jalan Andalas Tergenang Air, Apa Kabar Pemerintah?

Oleh Fajriansyach , dalam Gorontalo Headline , pada Selasa, 10 Juli 2018 | 07:00 WITA Tag:
  


Hargo.co.id, GORONTALO – Jangankan tercebur, genangan air di Jalan Andalas (sekarang Jalan John Aryo Katili), Kelurahan Tapa, Kecamatan Sipatana, Kota Gorontalo ini saja sudah tak sedap dipandang mata. Pasalnya, air yang tergenang tepat di bahu jalan Lingkungan II tersebut tampak telah berlumut, kotor bahkan disinyalir menjadi sarang kuman.

Warga sekitar pun mengeluh kondisi itu yang tidak pernah ada sentuhan dari pemerintah. Gafar, salah satunya. Warga Lingkungan II Tapa ini mengaku terganggu dengan genangan air yang tak pernah surut itu. Letak genangan air yang berada tepat di depan rumahnya menghalangi aktivitas keluar masuk dalam rumah. Bukan hanya di depan rumahnya, sering pula air keruh itu juga merembes hingga memasuki dalam rumah warga.

BACA  Covid-19 Segera Berakhir, Gubernur: Syaratnya Patuhi Protokol Kesehatan

“Tergenangnya sudah lama, kira-kira sekitar 6 bulan yang lalu,” ujar Gafar, saat diwawancarai Wartawan, kemarin, Senin (9/7). Buruknya sistem drainase jadi penyebab utama terjadinya genangan. Tidak adanya lahan resapan serta kurangnya kesadaran masyarakat yang kadang-kadang memfungsikan drainase sebagai tempat pembuangan sampah alternatif turut menyumbang terciptanya fenomena buruk ini.

“Drainase ada tapi sudah tidak berfungsi. Jadi air tidak bisa mengalir,” tambah Gafar lagi.

Menanggapi hal itu, Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Gorontalo, Zulkarnain Habibie, mengatakan, meskipun secara zonasi jalan John Aryo Katili merupakan area tanggung jawabnya, namun untuk penuntasan masalah genangan air serta rencana pembuatan drainasi baru di loksai tersebut akan ditangani oleh pihak Pemerintah Kota melalui Dinas Pekerjaan Umum Kota Gorontalo.

BACA  Legislator Bumi Panua Ingatkan Tentang Protokol Kesehatan

Sebab kebetulan, mengenai permasalahan genangan air yang diakibatkan oleh sumbatan drainase di sepanjang jalan John Aryo Katili, pihaknya baru saja melakukan rapat koordinasi vertikal bersama jajaran Dinas Pekerjaan Umum Kota Gorontalo.

“Kebetulan tadi kita sudah rapatkan dengan teman-teman dari Dinas PU Kota khusus membahas persoalan drainase di jalan Andalas (jalan John Aryo Katili,red), pihak Pemkot ingin ambil alih, mereka tahun ini ingin menganggarkan untuk pembuatan drainase yang baru,” ujar Zulkarnain saat diwawancarai wartawan.

BACA  Bupati Pohuwato Ajak Masyarakat Memutus Mata Rantai Penyebaran Covid-19

Meski begitu, sebelumnya instansi terkait di Provinsi Gorontalo sejatinya telah menyiapkan anggaran pemeliharaan saluran air yang ada di Jalan John Aryo Katili. Namun, diakuinya hal itu lebih baik lagi jika Pemkot telah menganggarkannya sehingga permasalahan genangan air di Andalas bisa teratasi.

Mengenai rencana pembangunan drainase oleh pihak Dinas PU Kota, sambung Zulkarnain, tidak lagi mengikuti jalur yang seperti sekarang. “Jalur pembuangan air nantinya akan dialiri mengikuti sepanjangan Jalan Selayar. Jadi tidak motong lagi Jalan Andalas sampai ke kantor BRI (unit Andalas,red). Sehingga debet air yang masuk di saluran pembuangan area kantor BRI bisa terbagi,” kata Zulkarnain.(tr60/gp/hg)


Komentar