Selasa, 24 November 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Jalan Trans Bone Pesisir Rawan Laka

Oleh Berita Hargo , dalam Metropolis , pada Kamis, 8 Desember 2016 | 11:07 WITA Tag: ,
  


Hargo.co.id BONBOL – Semestinya status jalan trans sebagai akses penghubung antar provinsi bisa memungkinkan nyaman untuk dilintasi pengendara. Namun berbeda dengan kondisi jalan trans di Bone Pesisir.

Lapisan permukaan aspal jalan yang tidak rata membuat kondisinya bersusun ini sangat membahayakan pengendara. Lapisan aspal tersebut rupanya bekas proyek peningkatan jalan yang dibiarkan terbengkalai.

BACA  Polisi Gunakan Metode Hunting dalam Operasi Zebra

Pantauan Gorontalo Post di lokasi, keberadaan kondisi permukaan jalan yang tidak merata itu tidak menentu karena terpotong-potong berada di beberapa titik tertentu.

Akibatnya, pengendara yang melintas di jalur selatan yang menghubungkan antara Bone Bolango (Bonbol) Provinsi Gorontalo dengan Bolaang Mongondow (Bolmong) Sulawesi Utara (Sulut) itu merasa tidak nyaman.

Mereka harus ekstra hati-hati ketika melintas di beberapa titik tertentu. Sebab, pada bagian ujung lapisan aspal yang tidak merata itu terkadang mempengaruhi posisi kendaraan. Jika lengah sedikit dan tidak seimbang maka kendaraan pun bakal tidak terarah dan tergelincir.

BACA  Sosok Mayat Ditemukan di Lapangan Taruna

Warga sekitar tak menapik mengakui kondisi demikian sudah dirasakan sejak beberapa bulan terakhir ini. Bahkan, inilah yang kerap menjadi penyebab kecelakaan. Tak sedikit orang merasakan aspal tidak rata itu. Bahkan, sebagian sudah ada yang meninggal dunia.

BACA  Disuplai dari Ternate, Pemasok Merkuri ke Gorontalo Diciduk

“Ini pekerjaan sudah lama pak, kalau seingat saya pokoknya sudah beberapa bulan belakangan ini, tidak tahu kenapa dibuat begini. Semoga saja jadi perhatian pemerintah,” ujar Yano, warga sekitar yang ditemui dititik Bulawa.(csr/hargo)


Komentar