Senin, 18 Oktober 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Jalani Sidang Perdana, Wajah Opin Pucat

Oleh Berita Hargo , dalam Metropolis , pada Jumat, 16 September 2016 | 10:38 AM Tag:
  

Hargo.co.id GORONTALO – Kasus pembunuhan terhadap Nasir Mahmud, (64) yang terjadi pada Mei 2016 lalu masih terus bergulir. Terdakwa AFM alias Nanda yang nota bene adalah anak kandung korban divonis majelis hakim dengan hukuman 8 tahun penjara, kini giliran OP alias Opin (20) yang akan diadili. Kamis, (15/9), Opin mulai menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Kota Gorontalo. Dalam sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan oleh JPU itu, Opin hadir dengan wajah pucat.

Dihadapan majelis hakim yang dipimpin Fatcu Rachman,SH itu, JPU Erwan Suwarna dalam dekwaannya mengurai kronologis pembunuhan yang dilakukan oleh Opin dan Nanda terhadap Nasir Mahmud. Kejadian bermula, Sabtu (7/5) pukul 21.00 Wita, Nanda menghubungi Opin melalui pesan BlackBerry Messenger (BBM) untuk datang ke rumahnya. Begitu sampai, Opin dan Nanda lantas berbincang di ruang tengah rumah.

Sementara Nasir berada di dalam kamar. Sesekali Nasir keluar untuk mengawasi putrinya semata wayang. Setelah itu Nasir kembali masuk ke dalam kamar.
Ditengarai tanpa sepegetahuan Nasir, Nanda dan Opin membahas rencana menghabisi Nasir. Namun saat itu, keduanya terkesan ragu-ragu. Hingga pada pukul 23.00 wita, Opin pulang ke rumahnya di Perumahan Pulubala, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo. Sedangkan Nanda menyusul masuk ke kamar untuk tidur bersama ayahnya Nasir Mahmud.

Rupanya di dalam kamar, Nanda tak langsung tidur. Nanda terus berkomunikasi dengan Opin melalui pesan BBM. Hingga pukul 01.00 wita, Nasir beserta penghuni rumah lainnya sudah dalam kondisi tertidur lelap. Saat itu Nanda menghubungi Opin dan menanyakan keberadaannya. Opin lantas menjawab sudah dekat. Sedikit lagi sampai.

(Visited 1 times, 1 visits today)

Laman: 1 2


Komentar