Senin, 23 Maret 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Jamaah Umrah yang Gagal ke Arab Saudi Dipastikan Tak Bisa Refund Tiket

Oleh Mufakris Goma , dalam Ekonomi , pada Sabtu, 29 Februari 2020 Tag: ,
  TERKATUNG-KATUNG: Ratusan jamaah umrah di Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo menunggu kepastian keberangkatan di Tanah Suci, Kamis (27/2). (DIPTA WAHYU/JAWA POS)

Hargo.co.id – Juru bicara Lintas Asosiasi Penyelenggara Umrah dan Haji, Baluki Ahmad memastikan jamaah umrah yang gagal ke Arab Saudi akibat penutupan akses masuk, tak bisa melakukan refund atau pembatalan tiket pesawat. Nasib penerbangan mereka hanya akan dijadwal ulang atau reschedule.

“Refund enggak bisa. Pihak penerbangan enggak mau, karena merasa bukan dia yang tidak mau memberangkatkan, tapi aturan dari pihak lain,” kata Baluki di Senayan, Jakarta, Sabtu (29/2).

Dia menyampaikan, pihak penerbangan akan siap memberangkatkan jamaah ketika akses sudah dibuka oleh Arab Saudi. “Sehingga kenapa harus refund? Pihak penerbangan siap melakukan reschedule, tapi bukan refund, bukan membatalkan,” jelas Baluki.

Diketahui pemerintah Arab Saudi untuk sementara menghentikan kegiatan umrah dan melarang masuk para jamaah dari negara lain. Larangan ini dilakukan semata-mata demi menghindari penyebaran virus korona.

Stafsus Menteri Agama, Ubaidillah Amin Moch. Mengatakan, pihaknya telah melakukan sidak ke bandara-bandara di Indonesia. Kegiatan ini dilakukan karena banyak jamaah tertahan di bandara akibat keputusan Arab Saudi tersebut.

“Dirjen PHU meminta jajarannya sidak ke bandara sebagai antisipasi banyak jamaah di-hold di bandara,” ujar Ubaidillah, Kamis (27/2).

Ubaidillah menuturkan bahwa Kementerian Agama juga menghormati keputusan pemerintah Arab Saudi tersebut. “Kami minta semua jamaah umrah Indonesia untuk bersabar sambil menunggu pemerintah Arab Saudi mencabut larangan itu,” katanya.

*Berita ini juga terbit di jawapos.com edisi sabtu 29 februari 2020