Senin, 19 April 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Jangan Beraninya ke HTI, Pemerintah Juga Diminta Cabut Izin Starbucks

Oleh Aslan , dalam Kabar Nusantara , pada Jumat, 21 Juli 2017 | 01:25 WITA Tag: , , , ,
  


Hargo.co.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) berpandangan pemerintah perlu mencabut izin restoran kopi Starbucks di Indonesia. Pasalnya, Starbucks sudah terang-terangan mendukung lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT).

“Starbuck izinnya bisnis tapi ternyata dia memperjuangkan ideologi lain di luar Pancasila, itu menurut saya tidak tepat,” tegas Abbas di kantor MUI, Jalan Proklamasi, Jakarta, Kamis (20/7).

Oleh sebab itu Ketua PP Muhammadiyah ini berharap kepada pemerintah juga melihat ancaman dari keberadaan Starbucks di Indonesia itu.

BACA  Berlaku 1 Juli 2021, Ini Aturan Baru tentang Pengembangan Karier PNS

“Alangkah lebih baik izin usaha kopi itu dicabut oleh pemerintah. Jangan hanya berani dengan HTI tapi Starbuck Juga,” tegasnya.

Sebelumnya, perusahaan kopi dan jaringan kedai kopi Starbucks melalui pemimpin dan CEO-nya, Howard Schultz, secara terang-terangan telah memberikan dukungannya terhadap LGBT.

BACA  Pemimpin Sekte Tahta Suci Kerajaan Tuhan Lia Eden Meninggal Dunia

Jaringan kedai kopi yang sudah memiliki gerai di Indonesia ini menyampaikan sikapnya yang terbuka bagi gerakan LGBT sebagai bentuk dukungan terhadap Mahkamah Agung AS yang secara resmi melegalkan pernikahan sesama jenis pada 2013 lalu. (hg/cr2/JPC)


Komentar