Senin, 23 November 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Jangan Sampai Covid-19 Melandai karena Tak Ada Tracking

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo Podcast Lantai4 , pada Jumat, 30 Oktober 2020 | 20:05 WITA Tag: , ,
  Direktur Hargo.co.id, Kristina M. Udoki (kanan) saat wawancara Dosen UNG, Lia Amelia (kiri) terkait penyebaran Covid-19. (Foto HARGO)


Hargo.co.id, GORONTALO – Keluarnya Gorontalo dari zona merah terkait penyebaran Covid-19, menjadi kabar baik di dunia kesehatan. Ini membuktikan jika selama ini, masyarakat sudah sadar dengan pentingnya menjalankan protokol kesehatan.

Kendati demikian, muncul keraguan. Jangan sampai kondisi yang sudah melandai justru karena tak ada tracking. Ini ditegaskan, Dosen Epidemiologi, Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Lia Amelia, SKM, M.Kes ketika menjadi narasumber pada program Podcast Lantai4 yang disiarkan melalui Hargo Channel beberapa hari lalu.

BACA  Pemudik Diminta Tes Swab di Puskesmas

“Jangan-jangan kondisi melandai saat ini, karena tak ada tracking. Padalah, tracking sangat penting untuk mengetahui penyebaran Cocod-19,” kata Lia Amelia.

BACA  Upacara Hari Pahlawan, Hanya Dihadiri 50 Orang

Lanjut katanya, sesuai anjuran World Health Organization (WHO), ketika ditemukan seorang pasien, maka perlu dilakukan tracking terhadap 30 orang yang pernah kontak dengannya. Namun, di Indonesia saat ini tracking dilakukan hanya terhadap 4 orang saja.

BACA  Jumlah Pasien Covid-19 Bertambah

“Pertanyaannya, kemana 26 orang yang pernah kontak dengan pasien? Ini dikhawatirkan menularkan kepada orang lain. Makanya, untuk mengatasi

pandemi, yang perlu diperbaiki yakni training dan testing,” tegasnya. (red/hg)

#IngatPesanIbu

Memakai masker

Menjaga jarak & menghindari kerumunan

Mencuci tangan dengan sabun


Komentar