Kamis, 26 November 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Jaringan Narkoba Lapas Diburu, Napi Bebas Pakai Handphone

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo Headline , pada Jumat, 12 Februari 2016 | 15:59 WITA Tag: , ,
  


Hargo.co.id GORONTALO – Cukup beralasan sinyalemen bila peredaran dan pengendalian narkoba dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) mudah terjadi.

Para narapidana (Napi) ternyata sebagian besar bisa menggunakan handphone (Hp) di balik jeruji besi.

Di Lapas Kota Gorontalo, misalnya. Meski ketentuan melarang adanya handphone (hape) di dalam Lapas, kenyataannya ketentuan tersebut belum berlaku maksimal.

Hal itu sebagaimana razia yang digelar Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Provinsi Gorontalo bersama Polda dan Polres Gorontalo, Rabu (10/2) malam pukul 22.00 Wita hingga Kamis (11/2) dini hari pukul 01.00 Wita.

BACA  Jadi Atensi Satgas Covid-19, Pilkada Terus Dipantau

Dari hasil razia, cukup banyak napi yang bebas menggunakan alat komunikasi tersebut. Padahal, sudah menjadi ketentuan di setiap Lapas, tahanan tidak diperkenankan untuk menggunakan alat komunikasi, kecuali izin petugas Lapas berkaitan dengan hal-hal tertentu.

BACA  Masyarakat Jangan Ragu Periksa Kesehatan Jika Alami Gejala Covid-19

Awalnya, Kemenkumham dan kepolisian bersenjata lengkap yang berjumlah 214 personil menyisir seluruh blok yang ada di Lapas Kelas II A Gorontalo untuk memeriksa isi blok barang milik tahanan yang dilarang hukum atau aturan berada di dalam Lapas.

Sejumlah blok, masing-masing blok Napi, blok poliklinik, blok anak, blok Narkoba hingga blok wanita diperiksa. Bahkan, blok dapur yang menjadi tempat memasak makanan para napi pun tidak luput dari razia.

BACA  Sesalkan Kerumunan Massa, MUI: Kerja Keras 10 Bulan Hancur

Dalam operasi ini, tak hanya hape saja, sejumlah barang bukti lainnya, diantaranya, gunting, cutter (pisau pemotong kertas), paku, silet, obeng, kawat, garpu, obat-obatan terlarang, alat cukur rambut, anti nyamuk dan cars Hp juga diamankan.

Laman: 1 2 3


Komentar