Jumat, 27 November 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Jateng Semakin Gayeng dengan Go Digital

Oleh Fajriansyach , dalam Kabar Nusantara , pada Senin, 3 Oktober 2016 | 13:00 WITA Tag: , ,
  


Wonderful Indonesia

SEMARANG, Hargo.co.id – Gubernur Jateng Ganjar Pranowo juga melek digital. Bahkan di media social, orang nomor satu ini aktif menyapa warganya melalui twitter. Saat bertemu Menpar Arief Yahya di acara SPS – Serikat Perusahaan Pers di Hotel Aston, Semarang belum lama juga menjelaskan peran media social dalam mengelola pemerintahan, terutama mendengarkan keluhan dari bawah, dan mendistribusi kepada birokrasi terkait.

Kali ini tantangan Menpar Arief Yahya lain lagi. Lebih dari sekedar media social. Yakni mendigitalisasi semua hal yang terkait dengan industrsi Pariwisata. Karena itu, website Pariwisata milik pemda harus up date, terkoneksi dengan website industry yang menjual paket-paket. “Siap, soal go digital, kami sudah siap,” kata Prasetyo Aribowo, Kadisbudpar Provinsi Jawa Tengah.

“Sejak 2014 kami sudah menggunakan promosi pariwisata berbasis digital. Dari mulai E-Book, Aplikasi Mobile, Lomba Blog, Digital Photobank, semuanya ada. Tinggal klik http://www.central-java-tourism.com/ semua info terkait Pariwisata Jateng langsung tersedia,” terang Prasetyo Aribowo.

BACA  Protes Penghinaan Nabi Muhammad, Foto Presiden Prancis Dijadikan Keset

Menurut dia, update destinasi andalan, atraksi masing-masing kabupaten/kota, transportasi, tour package, travel tour/travel agent, kuliner, restoran, desa wisata, hotel, homestay, UMKM, souvenir, calendar of events, semuanya sudah digital. Semua tersaji dengan sangat cepat dengan tingkat akurasi yang tinggi.

Melalui internet, wisatawan bisa cepat tahu jalan mana yang terdekat untuk menuju Borobudur? Penginapan mana yang recommended di sekitar Dieng? Kuliner khas seperti apa yang bisa dinikmati di Karimunjawa? Semua bisa diketahui dalam hitungan detik. Wisatawan bisa searching, downloading, browsing dengan sangat mudah.

“Ada banyak platform yang memudahkan visitors atau calon customers untuk bertransaksi. Mereka bisa melihat-lihat, memilih paket yang cocok, lalu booking dan membayar sesuai dengan keinginannya. Jadi hemat waktu, hemat tenaga. Nggak perlu datang ke kantor travel dan bertransaksi manual,” tambah dia.

BACA  Soal Ekspor Baby Lobster, Bambang Mengaku Pernah Mengingatkan Edhy Prabowo

Soal platform dan content, tampilan Central java E-Tourism didesain sangat simpel. Webnya didesain menjadi mirip pasar atau mal yang berisi paket-paket pariwisata dari para pelaku bisnis pariwisata.

Mau cari apapun terkait pariwisata Jateng pasti ada. Gunung Prau Wonosobo? Gedung Songo Semarang? Luweng Sewu Wonosobo? Tour Kereta Tua Ambarawa? Air Terjun Glawe, Borobudur Magelang, Sunrise Bukit Sikunir? Karimunjawa? Semua ada. Tour packagenya? Tiap kabupaten/kota pasti terdaftar. Dari mulai Semarang City Tour, Sunrise Tour at Borobudur, Dieng Plateu Doble Sunrise Tour, Relaxing Semarang Tour, Karimunjawa Islands Tour, Solo City Tour, Batik Solo Tour, Vicinity Solo Tour, Semarang Golf Tour, Mount Merapi Adventurous Tour, Tlogo Agro & Ambarawa Loco hingga Central Java & Shopping Pilgrimate Tour semuanya ada. Dari mulai nama paket, destinasi yang dikunjungi, hingga harga, semuanya tersaji dengan lengkap dan detil.

BACA  Langgar Protokol Kesehatan, HRS Didenda Rp 50 Juta

Travel tour/travel agent yang bergabung? Sudah bnayak. Kabupaten Semarang misalnya. Sudah ada enam travel tour yang berpromosi via digital. Magelang, Pekalongan, Salatiga, Semarang Kota/Kabupaten, Surakarta, Tegal, Sukoharjo, Temanggung, Wonogiri, Wonosobo, Banjarnegara, Banyumas, Batang, Blora, Boyolali, Brebes, Cilacap, Demak, Grobogan, jepara, Karanganyar, Kebumen, Kendal, Klaten, Kudus, Pati, Pemalang, Purbalingga, Purworejo, Rembang, hingga Sragen, juga sudah terinput di Central java E-Tourism.

Atraksinya? Mau tau darimana? Kulinernya? Mau pilih daerah mana? Semua ada. Dari mulai mendoan. lotek, buntil, sup senerek, gethuk gondok, tahu kupat, sego megon, pindang tetel, Enting-Enting Gepuk, ampyang, wedang ronde, lumpia, bandeng presto, ganjel rel, tahu pong, mie kopyok, nasi liwet, sate kere, gudeg ceker, selat Solo, madarijin, torakur, serabi ngampin, semua ada.

Laman: 1 2


Komentar