Selasa, 24 Maret 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Jauh dari Keluarga, Guru SMK 3 Kota Gorontalo Minta Dimutasi

Oleh Rendi Wardani Fathan , dalam Advertorial Gorontalo , pada Kamis, 20 Februari 2020 Tag: ,
  Suasana pertemuan antara Gubernur Gorontalo Rusli Habibie dengan para guru yang bermohon pindah, Kamis (20/2/2020). (Foto Rendi Wardani Fathan/Hargo)

Hargo.co.id, GORONTALO – Ada yang menarik pada kegiatan pembinaan puluhan guru yang mengajukan mutasi ke Diknas Provinsi Gorontalo, oleh Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, Kamis (20/02/2020). Yakni, saat menyampaikan alasan keinginan mereka pindah, beberapa dari mereka sempat curhat ke Gubernur Rusli Habibie.

Salah satunya, Hasna Napu Guru SMK Negeri 3 Gorontalo. Di hadapan Rusli Habibie, Hasna mengutarakan alasannya ingin pindah karena ingin dekat dengan keluarga.

BACA  Pemprov Gorontalo Tetapkan Aturan ASN Bekerja dari Rumah

“Pak Gubernur rumah saya di Limboto. Saya harus bolak balik dari Limboto ke Kota untuk mengajar. Sudah 19 tahun mengajar di SMK Negeri 3. Sebelumnya, saya 8 tahun bertugas di Poso, Sulawesi Tengah. Karena tugas, saya jauh dari keluarga,” keluh guru mata pelajaran Bahasa Indonesia itu.

Menyikapi beragam alasan para guru itu, Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie meminta kepada Dinas Pendidikan Provinsi Gorontalo untuk segera menindak lanjuti permohonan puluhan guru tersebut. Akan tetapi, dilakukan sesuai dengan kebutuhan.

BACA  Rusli Habibie Letakkan Batu Pertama Pembangunan Kodim di Kabgor

“Permohonannya disesuaikan dengan kebutuhan. Terus, sebelum dipindahkan harus ada guru pengganti ya. Jadi, guru yang bermohon, bantu Dinas Pendidikan untuk mencari pengganti, biar tidak terjadi kekosongan,” kata Rusli Habibie.

Dirinya menambahkan, dalam waktu dekat ini akan melakukan mapping dalam rangka pemerataan guru di Provinsi Gorontalo.

“Kita akan melakukan pemetaan. Biar kita bisa tau mana sekolah yang gurunya sedikit dan mana sekolah yang gurunya banyak. Setelah itu baru kita akan melakukan pemerataan,” ucap Rusli Habibie.

BACA  Gubernur Ancam Cabut Izin Jika Tempat Hiburan Masih Buka

Setelah menutup acara pertemuan itu, Rusli Habibie langsung memerintahkan para guru yang hadir untuk kembali ke sekolah masing-masing untuk melanjutkan tugasnya.

“Jangan sampai ada lagi yang bilang, gara-gara ketemu dengan saya, proses belajar mengajar terhenti,” pungkas Rusli Habibie. (adv/rwf/hg)