Rabu, 23 Juni 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Jelang Akhir Tahun, Harga Gula Diprediksi Naik

Oleh Berita Hargo , dalam Ekonomi , pada Selasa, 6 Desember 2016 | 12:47 WITA Tag: ,
  


 

Hargo.co.id GORONTALO – Mungkin sudah menjadi tradisi setiap menjelang akhir tahun, mayoritas harga kebutuhan pokok akan bergejolak naik.

Namun, yang paling dikhawatirkan warga kini adalah kenaikan harga gula.  Sebelumnya, harga gula dijual Rp 16 Ribu per Kg.

Kemudian mengalami beberapa kali kenaikan menjadi Rp 17 Ribu per Kg dan saat ini sudah mencapai Rp 18 Ribu per Kg.

Sejumlah pedagang pun memprediksi, harga gula akan kembali naik seiring dengan meningkatnya permintaan masyarakat jelang akhir tahun.

BACA  Pasca Lebaran, Harga Ayam Pedaging Mulai Turun 

Neni Hasan, salah seorang pedagang di pasar rakyat Limboto mengatakan, saat ini harga gula yang dijualnya mencapai Rp 18 Ribu per Kg.

Dia memprediksi, harga gula akan menembus angka Rp 20 Ribu per Kg, bahkan lebih pada saat jelang Natal dan tahun baru nanti.

“Jadi bukan cuma di Manado, di Gorontalo juga setiap akhir tahun rata-rata barang naik. Gula juga begitu, ini bisa-bisa tembus Rp 20 Ribu per Kg,” ungkap Neni.

BACA  Nikmati Promo Swimming Pool Deals di Aston Gorontalo & Villas Sampai 15 Juni 2021

Kenaikan harga gula juga dipastikan akan disusul kenaikan harga barang pangan lainnya seperti mentega, terigu dan telur. Saat ini, kata Neni, harga mentega curah bahkan sudah merangkak naik.

Sementara itu, Iwan Abubakar, warga Kayubulan, Limboto ini berharap agar ada perhatian khusus dari pemerintah daerah mengantisipasi kenaikan barang pangan yang bakal bergejolak jelang akhir tahun.

Pemerintah daerah, kata Iwan, paling tidak melakukan operasi pasar.

“Saat ini saya tahu ada gula yang dijual oleh Bulog dengan harga murah. Hargaya kalau tidak salah Rp 12.500 per Kg. Tapi sampai saat ini, belum ada operasi pasar untuk menekan harga gula,” jelas Iwan.

BACA  Terus Menguat, Rupiah Berpeluang ke Level 14.200 Hari Ini

Saat ini, lanjut dia, diakui belum ada gejolak. Namun, kemungkinan gejolak harga yang akan terjadi jelang akhir tahun nanti diharapkan bisa diantisipasi sejak dini.

“Jangan nanti tiba saat baru tiba akal. Minimal harus dari sekarang. Bukan hanya gula, tapi harga sembako juga diperhatikan,” pungkasnya.(axl/hargo)


Komentar