Jelang Akreditas 32 Sekolah, Ini Harapan Kepala Dikpora Boalemo

×

Jelang Akreditas 32 Sekolah, Ini Harapan Kepala Dikpora Boalemo

Sebarkan artikel ini
Kepala Dikpora Boalemo, Irwan Dai. (Foto: Abdul Majid Rahman/HARGO)
Kepala Dikpora Boalemo, Irwan Dai. (Foto: Abdul Majid Rahman/HARGO)

Hargo.co.id, GORONTALO – Guna mewujudkan sekolah yang terakreditas, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Boalemo, menggelar pertemuan yang dihadiri langsung oleh Badan Akreditas Nasioan (BAN) Provinsi Gorontalo, di Kantor Dikpora Boalemo, Jumat (24/2/2023).

badan keuangan

Kepala Dikpora Boalemo, Irwan Dai, mengatakan, sebanyak 32 Sekolah yang akan dilakukan akreditas tahun ini. Terdiri dari PAUD, SD, SMP, dan SMA se-derajat, baik yang formal maupun non formal (swasta).

“Tadi sudah dilakukan sosialisasi instrumen akreditasi pendidikan dan sistim penilaian akreditas nasional, yang dihadiri langsung oleh Ketua BAN Provinsi Gorontalo bersama timnya. Ada 32 sekolah yang menjadi sasaran akreditas dilibatkan langsung dalam kegiatan ini,” kata Irwan Dai, di ruang kerjanya.

badan keuangan

Irwan Dai berharap, 32 sekolah yang menjadi sasaran akreditas 2023 ini, mempersiapkan segala sesuatu yang menjadi penilaian yang meliputi 8 standar. Misalnya standar kompetensi kelulusan, sarana prasarana, biaya dan evaluasi.

“Nah, diharapkan kepada semua sekolah ini dapat mencapai kategori penilaian. Jadi, sekolah yang sudah terakreditasi, berarti sudah memenuhi apa yang menjadi ketentuan dari Sisdiknas dan pula Permendikbud,” ungkapnya.

Lanjut kata orang nomor satu di Dikpora Boalemo ini, ada regulasi yang mengatur perihal akreditasi tersebut. Yakni, Permendikbud nomor 13 tahun 2018 tentang Badan Akreditas Nasional bagi pendidikan dasar menengah, maupun pendidikan PAUD dan non formal.

Example 300250

Kemudian Permendikbud nomor 59 tahun 2012 tentang Badan Akreditas Nasional oleh Tim Asesor, untuk menetapkan kelayakan program dalam satuan pendidikan, apakah memenuhi syarat atau tidak.

“Dan sebelum diakreditas itu, ada semacam evaluasi diri. Jika itu sudah, maka tim asesor akan turun mencocokkan apakah yang tertuang dalam evaluasi diri sesuai dengan kondisi di lapangan. Diharapkan, sekolah-sekolah yang menjadi sasaran akreditas ini, mempersiapkan semuanya dengan matang, menuju kurikulum merdeka,” tandasnya.(*)

Penulis: Abdul Majid Rahman



hari kesaktian pancasila