Minggu, 25 Oktober 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Jelang Berangkat 300 CJH Diganti, Ini Penyebabnya!

Oleh Aslan , dalam Kabar Nusantara , pada Jumat, 13 Juli 2018 | 14:25 WITA Tag: ,
  


Hargo.co.id, SITUBONDO – Memasuki tahap pemberangkatan jemaah haji pada 17 Juli mendatang, ternyata masih ada calon jemaah haji (CJH) asal Jatim yang gagal berangkat. Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Jatim mencatat, sedikitnya 300 CJH batal berangkat ke Tanah Suci. Meski demikian, kuota CJH asal Jatim tetap terpenuhi.

Sebab, slot para CJH yang gagal berangkat itu telah diisi calon jemaah yang masuk daftar cadangan di Kemenag. ”Sekitar 300 jamaah dan langsung diisi jamaah cadangan,” kata Kabid Penyelenggaaan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Jatim A. Faridul Ilmi.

BACA  PWI Desak Kapolri Idham Azis Usut Tuntas Oknum Pelanggar Kemerdekaan Pers

Dia menjelaskan, rata-rata penyebab CJH batal berhaji adalah karena meninggal dunia atau sakit. ”Biasanya, jika suami istri, pasangannya menunda keberangkatan,” katanya.

BACA  Tito Karnavian Tak Segan Beri Sanksi Kepala Daerah yang Tak Netral

Pemberangkatan calon jemaah haji asal Jatim dimulai 17 Juli mendatang. Berdasar data terakhir Kanwil Kemenag Jatim, calon jamaah haji yang berangkat tahun ini 35.270.

Bersama jamaah asal Bali-NTT, mereka bakal berangkat melalui embarkasi Surabaya. Mereka bakal didampingi 415 petugas haji yang telah dikirim ke Tanah Suci. Berdasar jadwal yang ditetapkan Kemenag Jatim, pemberangkatan calon jamaah haji embarkasi Surabaya bakal berlangsung hingga 14 Agustus. Total ada 83 kloter.

BACA  Banyak Orang Susah saat Pandemi, Jokowi: Perbanyak Infaq dan Sedekah

Yang berangkat pada hari pertama adalah CJH kloter 1-3. Mereka berasal dari Situbondo, Bondowoso, dan Banyuwangi. Para calon jamaah haji tersebut sudah harus masuk asrama pada 16 Juli. (ris/c4/end/jpnn/hg)


Komentar