Kamis, 3 Desember 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Jelang Natal dan Tahun Baru, Unsur Maritim Dirikan Posko Terpadu

Oleh Zulkifli Polimengo , dalam Gorontalo , pada Kamis, 19 Desember 2019 | 15:05 WITA Tag: ,
  


Hargo.co.id, GORONTALO – Menghadapi Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, unsur maritime di Gorontalo dirikan Posko Terpadu. Ini ditandai dengan upacara pencanangan Posko Terpadu Angkutan Laut, yang diikuti oleh jajaran personel gabungan di bidang Kemaritiman.

Kegiatan ini berlangsung di kawasan Pelabuhan Gorontalo pada Rabu (18/12/2019) yang dipimpin oleh Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim.

Unsur yang dilibatkan diantaranya Lanal Gorontalo, Dinas Perhubungan, Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah XXI Gorontalo, Tim SAR Kelas B Gorontalo, Polres Gorontalo Kota, Badan Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu Kelas I Gorontalo, Balai Karantina Pertanian Kelas II Gorontalo, DAMKAR, UPP Gorontalo, Personel Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Gorontalo, serta BMKG.

BACA  Peringatan Hari Pahlawan di Bone Bolango Terapkan Protokol Kesehatan

Idris Rahim selaku pembina upacara menyampaikan, kegiatan Apel Kesiapan Angkutan Laut Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 ini, bertujuan untuk memantapkan koordinasi antar petugas, instansi terkait, jasa dan penyedia asosiasi yang terlibat langsung dalam penyelenggaraan Angkutan Laut.

BACA  Covid-19 Segera Berakhir, Gubernur: Syaratnya Patuhi Protokol Kesehatan

“Sepertu kita ketahui bersama, setiap menjelang libur Natal dan Tahun Baru, terjadi peningkatan mobilisasi masyarakat dengan jumlah cukup besar dan dalam waktu yang bersamaan,” kata Idris Rahim.

Lanjut katanya, mobilisasi masyarakat tersebut terjadi hampir pada semua moda transportasi, termasuk moda transportasi laut. Hal inilah yang menuntut pemerintah harus mengantisipasi dalam hal penyediaan sarana angkutan yang andal, aman, tertib dan nyaman.

BACA  Begini Cara Personil Polsek Bolango Cegah Penularan Covid-19

Penyelenggaraan Angkutan Laut Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 ini, akan dilaksanakan mulai 18 Desember 2019 hingga 8 Januari 2020. Namun di beberapa pelabuhan akan dilaksanakan lebih awal untuk mengurai mobilisasi penumpang dan barang.

Bersamaan dengan penyelenggaraan angkutan natal dan tahun baru ini, akan dilakukan pemantauan dan pengendalian lalu lintas dan angkutan laut melalui Posko Angkutan Laut Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. (zul/hg)


Komentar