Jelang Pelantikan Presiden, Ini Imbauan Kapolda Gorontalo

Kapolda Gorontalo, Irjen Pol. Drs. Rachmad Fudail,MH beserta unsure TNI siap untuk menjaga situasi Kamtibmas menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden yang akan dilaksanakan pada 20 Oktober nanti.

-

Hargo.co.id, GORONTALO – Kapolda Gorontalo, Irjen Pol. Drs. Rachmad Fudail, MH meminta kepada seluruh elemen masyarakat Gorontalo agar bisa bersama-sama menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) jelang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih 2019.

Dijelaskan Jendral bintang dua di pundaknya ini, jelang pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih, tensi politik terlihat terus meningkat di berbagai daerah, khususnya di Jakarta, dimana sejumlah aksi demonstrasi terus terjadi.

Hal inilah yang menjadi perhatian dari Kapolda Gorontalo, Irjen Pol. Drs. Rachmad Fudail,MH, dimana Jendral Bintang Dua ini meminta serta mengajak seluruh elemen masyarakat Gorontalo agar tetap menjaga kedamaian hingga pelaksanaan pelantikan nanti, pada 20 Oktober 2019 mendatang.

“Mari kita buktikan kepada seluruh daerah, bahwa Gorontalo bisa menjadi contoh sebagai daerah yang aman dan damai. Perhelatan politik Pilkada dan juga Pemilu kemarin, merupakan bukti bahwa masyarakat Gorontalo memiliki kesadaran yang tinggi dan sangat dewasa di dalam berpolitik. Saya berharap kondisi ini bisa dipertahankan, jangan sampai masyarakat terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, yang menginginkan terjadinya konflik perpecahan,” ujarnya.

Lanjut kata Alumnus Akpol 1985 ini, jelang pelantikan presiden dan wakil presiden, Ir. Joko Widodo dan KH. Ma’ruf Amin, Polda Gorontalo telah mempersiapkan kondisi Kamtibmas yang aman dengan menggelar operasi Pekat Otanaha II 2019, yang berlangsung sejak 1 hingga 18 Oktober 2019. Operasi Pekat Otanaha ini tidak lain untuk menyasar penyakit masyarakat. Bahkan Polda Gorontalo meningkatkan kegiatan preventif patroli dan pada 20 Oktober nanti, seluruh personel akan siaga di kesatuan masing-masing, guna mengantisipasi hal-hal yang akan terjadi selama pelaksanaan pelantikan di Jakarta.

“Saya menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat Gorontalo, agar dapat turut serta menjaga situasi Kamtibmas. Jangan ada upaya untuk melakukan kegiatan yang melanggar ketertiban umum. Jika ada, saya akan tindak tegas sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Polri dan TNI akan bersinergi dalam menjamin keamanan di Gorontalo yang kita cintai ini,” tegasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Gorontalo, AKBP Wahyu Tri Cahyono,SIK mengemukakan, Kapolda Gorontalo beserta jajaran, siap untuk mengamankan situasi Kamtibmas di wilayah Gorontalo hingga pelantikan presiden dan wakil presiden selesai nanti.

Bahkan kata mantan Kapolres Bone Bolango ini, Kapolda telah memerintahkan bahwa pada 20 Oktober nanti, seluruh anggota wajib melaksanakan apel siaga di Mako masing-masing, guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Mari kita bersama-sama mensukseskan pelantikan presiden dan wakil presiden 2019 dengan cara menjaga situasi Kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” harapnya. (kif/hg)