Sabtu, 12 Juni 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Jelang Pergantian Tahun, Wagub Gorontalo Lakukan Pemantauan

Oleh Zulkifli Polimengo , dalam Advertorial Gorontalo , pada Sabtu, 2 Januari 2021 | 00:05 WITA Tag:
  Wagub Gorontalo H. Idris Rahim (tengah), melakukan pemantauan jelang pergantian tahun di kawasan Telaga Park, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo, Kamis (31/12/2020). (Foto: Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Gorontalo bersama Wakil Gubernur H. Idtis Rahim, melakukan pemantauan langsung situasi dan kondisi di Kabupaten Gorontalo jelang pergantian tahun, Kamis (31/12/2020).

Lokasi pertama yang dikunjungi yakni di Telaga Park tepatnya di Posko Pengamanan Natal dan Tahun Baru, Kecamatan Telaga. Suasana di perbatasan Kabupaten Gorontalo dan Kota Gorontalo yang pada perayaan malam pergantian tahun biasanya ramai dan dipadati warga, nampak sepi. Aparat keamanan juga telah memasang pembatas sebelum memasuki jembatan Telaga.

BACA  Objek Wisata Lombongo Dikembangkan Jadi Kawasan Agroeduwisata

Rombongan selanjutnya bergeser ke Menara Keagungan di Kecamatan Limboto. Di lokasi ini, suasana juga nampak sepi. Bahkan Menara Keagungan yang biasanya terlihat terang benderang dengan hiasan ribuan lampu, nampak gelap dan hanya beberapa buah lampu penerangan yang menyala. Juga tidak terlihat satu pun aktivitas penjual yang berjualan di sekitar taman Menara Keagungan.

BACA  Tingkatkan Cakupan Vaksin Covid-19, di Gorontalo Gunakan Strategi ‘Jemput Bola’

“Alhamdulillah dari hasil pantauan di lapangan, tidak ada keramaian dan kerumunan masyarakat yang merayakan malam pergantian tahun. Atas nama pemerintah, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Gorontalo yang telah mematuhi imbauan pemerintah,” kata Wagub Idris Rahim.

Wagub juga mengucapkan terima kasih kepada aparat keamanan yang telah bersinergi menjaga dan mengawasi aktivitas masyarakat di malam pergantian tahun. Idris menuturkan, larangan perayaan malam pergantian tahun semata-mata bertujuan untuk melindungi seluruh masyarakat Gorontalo dari penularan Covid-19 yang dalam sepekan terakhir mengalami lonjakan yang cukup tinggi. Di mana hingga Kamis 31 Desember 2020,  total kasus positif covid-19 di Gorontalo mencapai 3.840 orang, dengan rincian 403 dirawat, 103 meninggal dan 3.334 sembuh.(zul/adv/hargo)


Komentar