Kamis, 26 November 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Jelang PON 2020, Atlet Gorontalo Mulai Ambil Langkah Hijrah

Oleh Aslan , dalam Gorontalo Headline Sportivo , pada Rabu, 20 Juni 2018 | 10:02 WITA Tag: , ,
  


GORONTALO, Hargo.co.id – Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 di Papua memang masih dua tahun lagi. Namun, tidak sedikit daerah yang sudah mulai mempersiapkan diri termasuk memperkuat amunisi atllet-atletnya yang akan berlaga mulai diajang kualifikasi hingga PON nanti. Nah, salah satu yang menarik di Gorontalo kini mulai terjadi yakni satu persatu atlet Gorontalo hijrah memilih daerah lain jelang PON 2020 mendatang.

Setelah Ummu Thoyobatun Solikah, atlet ski air peraih medali emas PON 2012 memilih hijrah ke DKI Jakarta. Beberapa atlet potensial Gorontalo lainnya juga mengambil langkah yang tidak jauh berbeda. Sebut saja Rahmat Pakaya atlet tenis meja Gorontalo dan sang ayah Rony Pakaya yang juga pelatih memilih bergabung dengan Provinsi Banten. Atlet karate yang pernah menjadi andalan Gorontalo sejak ditingkat pelajar Abdul Thalib Ismail atau akrab disapa Ipong, atlet karate Gorontalo yang kini membela DKI setelah belum lama mejadi salah seorang anggota TNI dan bertugas di wilayah DKI Jakarta.

BACA  Uji Coba Vaksin, Jokowi Siap Disuntik Lebih Dulu

Kini informasi terbaru datang lagi dari cabang tenis meja yang kabarnya salah satu atlet andalan Gorontalo Safrianti Bakari juga berencana hijrah ke DKI Jakarta. Kondisi ini sejatinya menjadi cambuk bagi pengurus cabang olahraga di Gorontalo serta KONI sebagai induk organisasi olahraga. Pasalnya, dibandingkan daerah lain, Gorontalo yang hingga saat ini belum memulai persiapan menghadapi kualifikasi PON dan PON 2020 mendatang. “Meski beberapa cabang olahraga sudah mulai melakukan persiapan, namun harusnya ada komando tersendiri dari induk organisasi agar semua cabor mulai berbenah dan bersiap menghadapi PON 2020 nanti,” ungkap salah seorang pemerhati olahraga Gorontalo.

BACA  23 Presenter TV Nyanyi Bareng, Ini Penjelasan Pak Doni Monardo

Sehingganya sangat diharapkan memang peran induk organisasi maupun KONI untuk memulai seruan persiapan ini. “kalau ada sinyal soal pelatda jangka panjang atau apalah namanya itu, pasti gairah persiapan menghadapi PON sudah akan terlihat dan itu peran pemerintah daerah dalam hal ini KONI untuk memulainya,” jelasnya.(ysn/hg)

BACA  Jumlah Pasien Covid-19 Bertambah

Komentar