Saturday, 18 September 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Jelang Ramadan, Sarang Judi Sabung Ayam Andalas Digrebek

Oleh Berita Hargo , dalam Headline Metropolis , pada Thursday, 25 May 2017 | 14:49 PM Tags: , ,
  

Hargo.co.id KOTA UTARA – Tinggal dua hari lagi, bulan suci Ramadan akan segera menyambut.

Mirisnya, di kompleks Terminal 42/Andalas, Kecamatan Kota Utara, Kota Gorontalo aksi perjudian masih marak terjadi.

Hal ini tidak membuat aparat penegak hukum tidak tinggal diam. Buktinya, petugas gabungan Polres Gorontalo Kota, Satuan Brimob Polda Gorontalo, dan Bataliyon 713/ST Gorontalo menemukan puluhan warga tengah asyik menggelar judi sabung ayam di kompelks Terminal Andalas.

Petugas pun langsung menggebek tempat tersebut, Rabu, (24/5) pukul 14.30 Wita.

Informasi yang dirangkum Gorontalo Post, penggrebekkan bermula ketika petugas mendapat informasi warga terkait judi sabung ayam di Andalas yang sudah sangat meresahkan.

Dari informasi tersebut, petugas saling berkoordinasi dan bergerak menuju tempat kejadian perkara (TKP).

Benar saja, di kawasan itu sekitar puluhan warga tengah asyik mengadu ayam jantan. Diduga aktivias itu ikut memasang taruhan.

Tidak lama setelah tiba, petugas langsung menggrebek tempat yang diduga sudah menjadi sarang judi sabung ayam itu.

Sayangnya, diduga operasi petugas gabungan itu bocor lebih dulu, sehingga semua pelaku beserta warga yang hadir di tempat itu berhasil kabur.

Meski begitu, operasi tersebut berhasil mengamankan 7 buah sepeda motor, 6 buah bentor, dan 9 ekor ayam sabung.

Kabid Humas Polda Gorontalo AKBP Wahyu Tri Cahyono mengungkapkan, penggrebekkan tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen jajaran Polda Gorontalo untuk memberantas kasus perjudian.

“Pak. Kapolda mau serius memberantas segala penyakit masyarakat (pekat) di Gorontalo, baik itu miras, narkoba juga judi,” ujarnya.

Operasi demikian kata Wahyu akan terus digelar. Dalam waktu dekat ini akan digelar operasi Cipta Kondisi jelang perayaan Ramadan.

“Operasi Cipkon akan digelar selama 12 hari mulai tanggal 26 Mei – 6 Juni 2017 untuk memberantas semua Pekat, termasuk Miras dan Judi yang marak saat ini,” jelas Mantan Kapolres Bone Bolango itu.

Ia mengingatkan pula seluruh anggota Polda Gorontalo agar jangan sekali-kali terlibat pekat. Jika sampai ada petugas kepolisian yang ditemukan pesta Miras atau berjudi, akan diberikan sanksi tegas.

“Pak. Kapolda sudah mewanti-wanti hal ini dan akan memberikan sanksi tegas,” pungkasnya.(tr-45/hargo)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar