Ekonomi

Jelang Ramadhan, Harga Cabai Melonjak Dua Kali Lipat

×

Jelang Ramadhan, Harga Cabai Melonjak Dua Kali Lipat

Share this article
Jelang Ramadhan, Harga Cabai Melonjak Dua Kali Lipat
Aktivitas jual beli masyarakat di pasar sentral Kota Gorontalo. (Foto : Ismail Lasimpala untuk HARGO)

Hargo.co.id, GORONTALO – Kenaikan harga cabai di Pasar Sentral Kota Gorontalo menjelang Ramadhan, memicu kekhawatiran pelaku usaha.

Berita Terkait:  KAI Daop 1 Jakarta Siapkan 198 Perjalanan KA Lokal untuk Layani Mobilitas Libur Natal 2025 & Tahun Baru 2026

Para pedagang meminta respons cepat pemerintah untuk menangani fluktuasi harga untuk menjaga stabilitas ekonomi seiring dekatnya bulan suci tersebut.

Seperti yang disampaikan Karim (40), seorang pedagang rempah di pasar sentral Kota Gorontalo. Menurutnya harga cabai mengalami kenaikan hingga dua kali lipat dari harga biasanya.

Berita Terkait:  Hadirkan Pembiayaan Motor Baru Premium, BRI Finance Tawarkan Bunga Mulai 0,7% per Bulan

Lonjakan harga ini, kata dia, terjadi hanya dalam beberapa hari.

“Harganya tidak stabil, beberapa hari lalu Rp. 20.000 per kg, tapi sekarang menjelang puasa sudah mencapai Rp. 40.000 kg,” ungkapnya.

Berita Terkait:  Faculty of Engineering BINUS University Bekerjasama dengan Tongji University untuk Pengembangan Akademik dan Kerjasama Riset

“Bahkan di semua tempat, juga begitu harganya,” ujarnya.

Menurutnya, faktor permintaan yang tinggi juga menjadi pemicu kenaikan harga.

Berita Terkait:  KAI Divre IV Tanjungkarang Tutup Posko Angkutan Nataru 2025/2026, Jumlah Penumpang Meningkat 15 Persen

Meskipun petani berupaya memenuhi permintaan, kata dia, keterbatasan pasokan tetap berkontribusi pada kenaikan harga merica.

Belum lagi faktor-faktor seperti perubahan iklim yang mempengaruhi produksi cabai di beberapa daerah penghasil.

Berita Terkait:  Antusiasme Tinggi, Pekerja BRI Region 6 dan Unit Kerja Supervisi Ikuti Kegiatan Donor Darah

“Cuaca tidak stabil juga telah mempengaruhi panen cabai, menyebabkan pasokan menjadi terbatas,” tuturnya.

Dirinya berharap ada peran pemerintah dalam menjaga keamanan dan kenyamanan berbelanja.

Berita Terkait:  Dubes India Temui Seskab Teddy, Bahas Persiapan Kunjungan PM Narendra Modi ke Indonesia

“Saya berharap pemerintah dapat membantu agar pendapatan kami, yang berjualan di dalam pasar, tidak kalah dengan pedagang yang berjualan di jalan,” ujar Karim.(*)

Penulis: Ismail Lasimpala
Editor: Sucipto Mokodompis 

Berita Terkait:  Impact Thinklab Sukses Gelar AI Executive Forum & AI Design Thinking Masterclass, Dorong Transformasi AI bagi berbagai Industri