Ekonomi

Jelang Ramadhan, Harga Cabai Melonjak Dua Kali Lipat

×

Jelang Ramadhan, Harga Cabai Melonjak Dua Kali Lipat

Share this article
Jelang Ramadhan, Harga Cabai Melonjak Dua Kali Lipat
Aktivitas jual beli masyarakat di pasar sentral Kota Gorontalo. (Foto : Ismail Lasimpala untuk HARGO)

Hargo.co.id, GORONTALO – Kenaikan harga cabai di Pasar Sentral Kota Gorontalo menjelang Ramadhan, memicu kekhawatiran pelaku usaha.

Berita Terkait:  Harga Emas Koreksi Setelah Rekor Tertinggi, Tren Kenaikan Masih Terjaga

Para pedagang meminta respons cepat pemerintah untuk menangani fluktuasi harga untuk menjaga stabilitas ekonomi seiring dekatnya bulan suci tersebut.

Seperti yang disampaikan Karim (40), seorang pedagang rempah di pasar sentral Kota Gorontalo. Menurutnya harga cabai mengalami kenaikan hingga dua kali lipat dari harga biasanya.

Berita Terkait:  Sulit Menabung dengan Target Terlalu Besar? Begini Cara Mengatasinya

Lonjakan harga ini, kata dia, terjadi hanya dalam beberapa hari.

“Harganya tidak stabil, beberapa hari lalu Rp. 20.000 per kg, tapi sekarang menjelang puasa sudah mencapai Rp. 40.000 kg,” ungkapnya.

Berita Terkait:  Momen Iduladha, LRT Jabodebek Distribusikan Daging Kurban kepada Warga & Yayasan Sekitar Operasional

“Bahkan di semua tempat, juga begitu harganya,” ujarnya.

Menurutnya, faktor permintaan yang tinggi juga menjadi pemicu kenaikan harga.

Berita Terkait:  Solusi Drone untuk Survey Koridor hingga Inspeksi Jaringan Transmisi

Meskipun petani berupaya memenuhi permintaan, kata dia, keterbatasan pasokan tetap berkontribusi pada kenaikan harga merica.

Belum lagi faktor-faktor seperti perubahan iklim yang mempengaruhi produksi cabai di beberapa daerah penghasil.

Berita Terkait:  Emas Volatil Ekstrem: Apakah Dunia di Fase Ketidakpastian?

“Cuaca tidak stabil juga telah mempengaruhi panen cabai, menyebabkan pasokan menjadi terbatas,” tuturnya.

Dirinya berharap ada peran pemerintah dalam menjaga keamanan dan kenyamanan berbelanja.

Berita Terkait:  Worldcoin Naik 71% dalam 30 Hari, HYPE dan JUP Tunjukkan Sinyal Pemulihan Pasar Kripto

“Saya berharap pemerintah dapat membantu agar pendapatan kami, yang berjualan di dalam pasar, tidak kalah dengan pedagang yang berjualan di jalan,” ujar Karim.(*)

Penulis: Ismail Lasimpala
Editor: Sucipto Mokodompis 

Berita Terkait:  BRIDS Masuk 16 Besar CX100 Danantara 2026, Peringkat Kedua di Industri Sekuritas dan Manajemen Investasi