Minggu, 20 Juni 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Jelang Ramadhan, Harga Rempah-Rempah Masih Mahal

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Senin, 23 Mei 2016 | 12:00 WITA Tag: ,
  


Hargo.co.id GORONTALO – Menjelang ramadan, harga rempah rempah di Gorontalo masih cukup tinggi. Padahal, sebagaimana yang dikutip di sejumlah media online, Presiden Repulik Indonesia Joko widodo mengharapkan, menjelang puasa dan lebaran semua harga kebutuhan pangan bisa turun.

Berdasarkan pantauan Gorontalo Post Minggu (22/5), di beberapa pasar tradisional di Kota Gorontalo, harga rempah, seperti bawang rica dan tomat (Barito) dan sayur sayuran masih cukup mahal.

Di Pasar Mo’odu, Kota Gorontalo misalnya. Bawang merah saat ini di banderol dengan Rp 48 ribu sampai Rp 50 ribu per kilogram, sementara rica dibanderol Rp 48 ribu per kilogram, rica keriting Rp 30 ribu per kilogram, sedangkan tomat berada pada kisaran Rp 8 ribuan per kilogram.

BACA  Gubernur Gorontalo Dampingi Ketua BPK RI Berkunjung ke Tempat Wisata Hiu Paus

Sayur sayuran berada pada kisaran Rp 2 ribuan sampai Rp 5 ribuan per ikat maupun perkilo, tergantung nilai hitungnya. Isna Salihu, salah seorang ibu rumah tangga mengatakan, menjelang puasa ini, harga kebutuhan dapur seharusnya sudah menurun.

BACA  Objek Wisata Lombongo Dikembangkan Jadi Kawasan Agroeduwisata

“Menjelang puasa banyak diburu itu, Barito. Kalau cuman harga pakaian yang mahal saya tidak pusing,” ujarnya.

Isna menambahkan, biasanya menjelang puasa harga Barito mengalami penurunan. “Namun,sampai dengan saat ini, belum ada juga penurunan harga. Dulu tinggal satu dua minggu puasa harga Barito sudah terbilang murah, tapi sekarang malah naik terus,” tambahnya.

BACA  Pemprov Gorontalo Gelar Vaksinasi Khusus Pengemudi Bentor dan Ojol

Meski begitu, sejumlah pedagang mengaku harga bahan kebutuhan pokok sudah mengalami penurunan harga dari harga sebelumnya. Rahmawati, salah seorang pedagang di Pasar Sentral, Kota Gorontalo mengatakan, sejak beberapa minggu kemarin harga rempah rempah sudah turun, seperti bawang merah yang tadinya Rp 55 ribu, sekarang tinggal Rp 40 ribu.

“Harga rempah rempah ini akan terus turun, tergantung dari harga yang saya beli dari pemasok,” tandasnya.(tr-51/hargo)


Komentar