Rabu, 10 Agustus 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Jembatan dan Jalan Rusak ‘Ole-ole’ Legislator dari Dapil 

Oleh Admin Hargo , dalam Legislatif , pada Senin, 9 Agustus 2021 | 02:05 Tag: ,
  Legislator dari Dapil Limboto-Limboto Barat melihat langsung kondisi jembatan dan jalan di Kelurahan Pone. (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Selain legislator dari Dapil Tibawa-Pulubala yang membawa ‘ole-ole’ tentang akses, legislator dari daerah pemilihan (Dapil) Limboto- Limboto Barat juga membawa kabar yang sama. Yakni, ‘ole-ole’ atau aspirasi dari masyarakat tentang Jalan Molamahu menuju Ayumolingo yang rusak parah dan tentunya berharap itu bisa diperbaiki. 

“Jalan tersebut sudah rusak parah, diharapkan pemerintah daerah bisa memperbaikinya, entah melalui anggaran PEN atau melalui anggaran DAK,” ungkap Safrudin Hanasi. 

Lanjut katanya, selain itu juga jalan yang menghubungkan Jalan Bakti tembus Mulyonegoro juga sangat diharapkan masyarakat, untuk segera ada perbaikan dalam hal ini aspal jalan. 

“Karena selama ini belum dilakukan pengaspalan, sehingga sangat terasa oleh masyarakat, akibat jalan yang sudah rusak parah dan belum pernah tersentuh perbaikan dalam hal ini aspal, diharapkan bisa ada perhatian dari pemerintah,” jelas Safrudin. 

“Saya berharap, jalan-jalan yang dikeluhkan ini bisa diperbaiki kedepannya, karena ini sangat dibutuhkan masyarakat, sebagai akses yang memudahkan masyarakat dalam melakukan aktifitas, termasuk membawa hasil kebun mereka untuk diperjual belikan,” harap Safrudin. 

Sementara itu, dari Limboto dan Limboto Barat, seperti yang diinspirasikan masyarakat jembatan yang rusak dan sangat rawan kecelakaan, jika pengendara jalan melewati jembatan tersebut tidak hati-hati. 

“Karena sebagian jalan dekat jembatan tersebut yang sudah ambruk dan hanya diberi penyangga berupa kayu yang menandakan jika ada jalan ambruk dekat jembatan tersebut,” ungkap Asni. 

Dirinya sangat berharap ada upaya perbaikan dari pemerintah daerah, pasalnya jalan tersebut menjadi akses warga dari Limboto menuju Limboto barat dan begitu sebaliknya. 

“Sangat rawan kecelakaan, apalagi di lokasi tersebut tidak ada penerangan yang maksimal, sehingga bisa saja ada warga yang jatuh ke tanah yang mulai ambruk tersebut, sehingga dari reses ini kami berharap, adanya perhatian pemerintah untuk memperbaiki sejumlah jalan dan jembatan yang rusak,” tandas Asni. (***)

 

Penulis: Deice Pomalingo

(Visited 31 times, 1 visits today)

Komentar