Sabtu, 8 Agustus 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Jembatan Molintogupo Ambruk, Warga Menyeberang Pakai Perahu

Oleh Rendi Wardani Fathan , dalam Gorontalo Indonesia 99 Kata , pada Minggu, 14 Juni 2020 | 20:17 WITA Tag: ,
  Ambruknya Jembatan Malintogupo yang menghubungkan Suwawa Selatan dan Suwawa Tengah, memaksa warga harus naik perahu. (Foto Natha Rahman/HARGO)


Hargo.co.id, GORONTALO – Pasca ambruknya Jembatan Molintogupo, yang menghubungkan Kecamatan Suwawa Selatan dan Suwawa Tengah saat bencana banjir bandang beberapa hari yang lalu, membuat warga Kecamatan Suwawa Selatan, Bone Bolango terpaksa menggunakan perahu kayu melintasi sungai Bone untuk menuju ke pusat kabupaten atau ke Kota Gorontalo.

BACA  Butuh Peran Keluarga dalam Menghambat Penyebaran Covid-19

Bagi warga, pilihan menggunakan alat transportasi ini lebih hemat waktu ketimbang perjalanan darat yang harus memutar dulu ke Kota Gorontalo melewati Kecamatan Botupingge.

“Dua jam baru bisa sampai pasar pak, kalau lewat Botupingge,” ujar Sirjo Talao, saat turun dari perahu dan akan menuju pasar Minggu, di Desa Alale, Kecamatan Suwawa Tengah.

BACA  Kelurahan Bugis Terendam Lagi, Ada Apa di Hulu Sungai Bone

Selain dapat menghemat waktu, dengan transportasi perahu ini juga warga tidak banyak mengeluarkan uang untuk menuju pasar mingguan tersebut.

BACA  Gubernur Serahkan Bantuan untuk Keluarga Bocah yang Meninggal Saat Banjir

“Kami hanya diminta seikhlasnya, pak. Kami bayar nanti setelah tiba lagi di desa kami,” imbuh Sirjo.

Pun demikian, Sirjo berharap pemerintah segera memperbaiki jembatan tersebut.

“Minimal dibuat jembatan darurat. Sebab, kami sangat membutuhkan jembatan itu, pak,” pungkas Sirjo.(rwf/hg)


Komentar