Minggu, 23 Januari 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Jemput Bola, Layanan KIA di Kota Patut Ditiru

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Selasa, 30 Mei 2017 | 13:55 PM Tag: , ,
  

KOTA, hargo.co.id – Kota Gorontalo merupakan salah satu dari 50 kabupaten/kota yang termasuk Pilot Project pembuatan Kartu Indentitas Anak (KIA).

Di Provinsi Gorontalo ada dua daerah yakni Kota Gorontalo dan Kabupaten Gorontalo.

Menariknya lagi, guna memudahkan masyarakat, Pemerintah Kota Gorontalo tidak saja menunggu di tempat, melainkan menggunakan sistem jemput bola dengan mendatangi langsung masyarakat.

Dan Gorontalo Post menjadi langkah perdana, yakni pengurusan KIA secara kolektif.

Penerbitan KIA sendiri mengacu pada kebijakan pemerintah, dimana Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menginginkan agar KIA ini dapat berjalan sejak awal 2016. Melalui Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 2 Tahun 2016, semua anak berusia di bawah 17 tahun diwajibkan memiliki Kartu Identitas Anak (KIA).

Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Discapil) Kota Gorontalo kini giat melakukan sosialisasi pembuatan KIA di tiap instansi pemerintah maupun swasta. Seperti yang dilakukan, Senin (29/5) kemarin di Graha Pena Gorontalo.

Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Administrasi Kependudukan Catatan Sipil, Ishak Hulawa, Utari Niode Kepala Seksi Pelayanan Pendaftaran Penduduk dan Hairudin Ismail mengunjungi Gorontalo Post untuk mensosialisasikan program tersebut. Kehadiran tiga pejabat DKCS itu disambut Direktur Gorontalo Post, Haryono, Pimpinan Redaksi, Hasanuddin Djadin, serta beberapa karyawan Gorontalo Post.

Menurut Ishak Hulawa, pembuatan KIA sebagai salah satu bentuk pemenuhan kewajiban kepemilikan dokumen identitas bagi setiap penduduk termasuk penduduk yang berusia kurang dari 17 tahun yang berhak mendapatkan KIA.

Penerbitan KIA juga sebagai salah satu pemenuhan kewajiban anak yang diberikan oleh negara.

Dalam pembuatan KIA ada bebebrapa dokumen yang harus dilengkapi, diantaranya Fotocopy KTP Orangtua, Fotocopy Akta kelahiran dan Fotocopy kartu keluarga serta pas foto anak 2×3 dengan latar untuk anak yang lahir tanggal ganjil latar merah dan tanggal genap biru.

“Tidak perlu lagi surat keterangan dari keluarahan, orangtua bisa langsung mengantarkan dokumen yang dibutuhkan ke Discapil Kota Gorontalo,” kata Ishak Hulawa.

Ishak menambahkan, blanko di Kota Gorontalo tersedia sebanyak 27 Ribu keping. Hanya saja yang menjadi permasalahan adalah ketersedian tinta dan kertas laminating.

“KIA ini akan memberikan kemudahan pada anak khususnya dalam pengurusan surat-surat yang berkaitan terkecuali SIM Motor. Untuk kota Gorontalo sendiri baru menyiapkan blanko sebanyak 27 Ribu keping untuk pencetakan KIA. Kedepan ini akan menjadi persyaratan anak-anak untuk masuk di jenjang pendidikan, dengan target 2018 KIA, sudah dimiliki anak-anak di Gorontalo” jelasnya.

Ishak berharap, program KIA ini dapat diikuti oleh seluruh masyarakat Kota Gorontalo.

“Apa yang dilakukan Gorontalo Post ini memudahkan kami untuk melakukan pengurusan KIA. Kita berharap ada instansi-instansi lainnya yang mau menguruskan KIA untuk karyawannya. Selain memudahkan waktunya pun lebih cepat,” tandasnya.(Zt-07/hargo)

(Visited 2 times, 1 visits today)

Komentar