Sabtu, 5 Desember 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Jepang Siap Investasi Rp 280 M di Gorontalo

Oleh Jamal De Marshall , dalam Headline Senayan , pada Selasa, 17 Desember 2019 | 18:00 WITA Tag:
  


Hargo.co.id, GORONTALO – Kunjungan Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel ke Jepang, Senin (16/12/2019), membuka peluang invetasi ke Gorontalo. Sebuah perusahaan perikanan dari negara matahari terbit itu, tertarik untuk berinvestasi di daerah ini, nilainya fantastis, mencapai 2,2 miliar yen jepang (JPY) atau setara dengan kurang lebih Rp 280 Miliar.

Hal itu terungkap dalam pertemuan Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel dengan Presiden Direktur Susi Zanmai, Mr. Kiyoshi Kimura, di Jepang.

BACA  Terbukti, Kerumunan Menciptakan Klaster Covid-19

Upaya mendatangkan investasi Jepang ke Gorontalo, merupakan komitmen Rachmat Gobel. Politisi NasDem ini memang berambisi membalikan keadaan, Gorontalo sebagai daerah dengan presentasi warga miskin yang masih tinggi, menjadi provinsi dengan tingkat kesejahteraan termakmur, minimal lima besar di Indonesia.

Untuk menindak lanjuti rencana investasi itu, Rachmat Gobel mengajak Mr.Kiyoshi dan timnya ke Gorontalo. Dalam pertemuan bersama Mr.Kiyoshi, terungkap jika investasi Susi Zanmai meliputi kapal produksi senilai kurang lebih 2 Miliar JPY, serta pembuatan tambak sebesar 200 juta JPY.

BACA  Sahroni: UU ITE Seharusnya Untuk Melindungi Rakyat

Rachmat berharap peluang ini segera ditangkap pemerintah daerah di Gorontalo dan menyiapkan kawasan pesisir kurang lebih 2000 meter persegi di lepas pantai, serta mempermudah perizinan.

BACA  Pasca Pandemi, Fadel Muhammad Ajak Perkuat Pertanian dan Perikanan

Dalam vidio pertemuan Rachmat Gobel dan Mr.Kiyoshi, yang diterima Gorontalo Post, terlihat Rachmat dengan bahasa Jepang, menjelaskan tentang kondisi geografis dan perikanan di Gorontalo, yang memang potensial terhadap produksi ikan tuna.

Nantinya, konsep investasi yang dikembangkan Susi Zanmai adalah konsep kerjasama operasi dengan nelayan lokal dan memperkerjakan para pemuda Gorontalo dalam program invetasi itu. (gp/hg)


Komentar