Rabu, 25 November 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Jerman, Argentina, Portugal dan Spanyol Tersingkir karena Penyebab yang Sama: Karma!

Oleh Aslan , dalam Sportivo , pada Senin, 2 Juli 2018 | 10:04 WITA Tag: , , , ,
  


Hargo.co.id, MOSKOW–Piala Dunia 2018 Rusia menghadirkan banyak kejutan. Terutama dengan tersingkirnya sejumlah nagara unggulan. Seperti Jerman, Argentina, Portugal hingga Spanyol. Percaya gak percaya, penyebab mereka gugur karena satu faktor yang sama, karma!

Yah, di balik kegagalan tim-tim yang semula sangat difavoritkan jadi kampiun di Rusia itu, ada tawa dari pemain-pemain yang diabaikan pelatih negara tersebut. Jerman misalnya, Joachim Low secara mengejutkan tidak membawa Leroy Sane yang tampil sangat apik bersama Manchester City musim lalu. Dan yang lebih fatal adalah meninggalkan Mario Gotze yang jelas-jelas menjadi pahlawan Jerman di Brasil empat tahun silam.

Faktanya bahwa kreasi serangan Der Panzer dalam tiga laga penyisihan grup memang sangat minim dari sisi sayap. Julian Draxler, Thomas Muller hingga Marco Reus gagal mengemban tugas itu. Di pos playmaker, Mesut Ozil yang mati kutu harusnya ada solusi andai Gotze dalam skuad. Alhasil, Low pun harus mendapat hukuman atas keputusannya mengabaikan dua pemain penting itu.

BACA  Bantai Jerman 6-0, Spanyol Lolos ke Fase Final UEFA Nations League

Setali tiga uang dengan Argentina. Adalah Mauro Icardi mungkin jadi sosok paling tertawa lebar dengan kegagalan Tim Tango di babak 16 besar. Bomber Inter Milan yang mencatatkan diri sebagai top skorer Serie A musim lalu tak dibawa Jorge Sampaoli ke Rusia. Keputusan yang jadi kontroversi sekaligus jadi blunder.

BACA  Menpora Resmi Tetapkan PON XXI Digelar di 2 Daerah

Sebab barisan penyerang Argentina memang minim gol. Hanya Sergio Aguero (2 gol) dan Lionel Messi (1 gol) yang memberi kontribusi nyata. Gonzalo Higuain dan Paulo Dybala nihil. Lanjut ke Portugal. Juara Eropa 2016 ini juga harus merasakan karma setelah meninggalkan sejumlah pahlawan mereka di Prancis dua tahun lalu.

Renato Sanchez dan Joao Cancelo yang paling jadi sorotan. Sanchez adalah penyeimbang di lini tengah Portugal ketika menjuarai Euro 2016 lalu. Akibatnya, Joao Mario tak punya tandem untuk mengalirkan bola ke depan, atau William Carvalho sendirian jadi tembok pertama pertahanan Portugal.

Bagaimana dengan Spanyol? Kali ini ceritanya agak berbeda tapi tetap disebut karma. Beberapa saat setelah Tim Matador tersingkir, netizen ramai-ramai mengaitkan kekalahan Liverpool dari Real Madrid di final Liga Champions.

BACA  Bantai Jerman 6-0, Spanyol Lolos ke Fase Final UEFA Nations League

Tentu saja insiden Sergio Ramos dan Mohamed Salah yang menjadi objek paling banyak dihubungkan dengan kekalahan Spanyol. Yah, Ramos (mewakili Spanyol) dianggap mendapat karma atas perlakuannya terhadap Salah.

Meski Rusia yang menyingkirkan Spanyol, tapi fans Liverpool yang paling ramai bersuara di dunia maya. Mereka merasa puas atas ‘hukuman’ yang diberikan kepada Ramos dan kolega. Menarik ditunggu, kejutan apa lagi yang akan terjadi di Piala Dunia 2018 yang tersisa dua pekan ini. (fat/pojoksatu)


Komentar