Sabtu, 2 Juli 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Jet Sapa Fans setelah Hiatus

Oleh Aslan , dalam Ekonomi , pada Selasa, 12 September 2017 | 09:00 Tag: ,
  NOSTALGIA: Band asal Australia, Jet, ketika tampil di A-Stage Soundrenaline 2017 Sabtu malam lalu (9/9). Ini kali pertama mereka jumpa penggemar di Indonesia. (GANES ALFIYUANA/ZETIZEN)

Hargo.co.id – Jet memang sudah bubar pada 2012. Namun, pesona band asal Australia itu tetap memancar kuat di ajang Soundrenaline 2017 di Garuda Wisnu Kencana, Badung, Bali.

Tampil di panggung utama hari pertama, Sabtu malam (9/9), band beranggota Nic Cester, Chris Cester, Cameron Muncey, dan Mark Wilson itu mengajak fans bernostalgia dengan lagu-lagu yang ngetop di awal dekade 2000-an.

Naik panggung hampir tengah malam, Jet mengentak panggung dengan irama musik rock yang kental lewat Cold Hard Bitch. ’’Kami dari Australia, tapi baru kali ini kami ke Indonesia,’’ ucap Muncey, lead guitarist, dengan agak malu-malu. Tidak apa-apa, dimaafkan. Fans tetap antusias menanti lagu-lagu mereka berikutnya.

Kali terakhir Jet merilis album adalah Shaka Rock pada 2009 silam. Setelah itu, mereka hiatus hingga mengumumkan reuni pada akhir 2016 lalu. Reuni itu ditandai dengan konser di Australia pada awal 2017. Serta perilisan ulang album Shine On (2006) dan Get Born (2003).

Nah, April lalu, Jet membuat surprise dengan merilis lagu My Name is Thunder. Lagu itu tersedia dalam dua versi. Versi pertama diproduseri Chris Cester sendiri. Sedangkan versi kedua merupakan hasil kolaborasi dengan The Bloody Beetroots. Pada versi pertama, kita masih bisa mendengar entakan musik rock yang dipadu dengan sedikit sentuhan house music. Namun, pada versi kedua, ada rasa EDM yang asyik.

Sayangnya, di Soundrenaline ini, Jet tak menampilkan lagu baru tersebut. Namun, tetap saja penampilan kali ini terasa begitu penting. Sebab, ini merupakan kali kedua mereka hadir di panggung festival setelah lama hiatus. ’’Sebelumnya kami tampil di festival seperti ini di Jepang. Rasanya benar-benar nostalgic,’’ kata Chris.

Jet lantas mengajak fans berjingkrak happy lewat lagu Are You Gonna Be My Girl yang beat-nya seru dan cepat. Di bagian akhir refrain, mereka kompak sing along, ’’Are you gonna be my girl?’’ Setelah itu, giliran lagu bikin baper yang dibawakan, Look What You’ve Done. Malam spesial bagi penggemar Jet itu ditutup dengan Get Me Outta Here.

Tadi malam, giliran band asal Florida, AS, Dashboard Confessional yang menjadi salah satu main artist di A-Stage. Vindicated, salah satu OST Spider-Man 2 yang melambungkan nama band ini, menjadi crowd pleaser paling ampuh. Selain penampilan band-band asing, Soundrenaline 2017 masih menjadi ajang pamer karya band-band Indonesia yang keren-keren. Berikut di antaranya. (*)

(adn/c17/na/hg)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar