Rabu, 21 Oktober 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Jokowi: Samudera Hindia Masa Depan Ekonomi Dunia

Oleh Berita Hargo , dalam Kabar Dunia , pada Selasa, 7 Maret 2017 | 09:28 WITA Tag: , , ,
  


Hargo.co.id –¬†Indonesia mendapat kehormatan menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asosiasi Negara Lingkar Samudra Hindia (Indian Ocean Rim Association/IORA) tahun 2017.

Rangkaian perhelatan yang digelar pada 5-7 Maret, merupakan pertama kali dilangsungkan setelah 20 tahun berdirinya organisasi internasional yang menghimpun negara-negara pesisir dan berbatasan langsung dengan Samudra Hindia tersebut.

Dalam pembukaan IORA Business Summit 2017, di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Senin (6/3), Presiden Joko Widodo menjadi pembicara utama di hadapan sejumlah kepala negara anggota IORA, delegasi, dan tamu kehormatan.

BACA  Pernyataan Menohok Diplomat Muda Indonesia Menanggapi PM Vanuatu

Dalam paparannya, mantan gubernur DKI Jakarta itu menekankan betapa besar potensi bisnis yang ada di kawasan Samudra Hindia.

“Kawasan Samudra Hindia ini adalah kawasan yang amat luas sekali. Di dalam kawasan raksasa ini banyak sekali tantangan-tantangan yang kita hadapi. Namun, karena saya pernah menjadi pengusaha, setiap tantangan itu justru menciptakan peluang bagi pengusaha. Di situlah peluang bisnisnya,” ujar Jokowi.

BACA  Debat Capres AS: Badut Trump dan Biden yang Tidak Cerdas

Samudra Hindia sendiri merupakan wilayah di mana tinggal lebih dari 2,7 miliar penduduk di negara yang berbatasan dengannya. Hal itu menjadikan kawasan tersebut sebagai wilayah yang menyimpan potensi strategis untuk pengembangan bisnis global.

“Setengah dari perjalanan kontainer adalah lewat Samudra Hindia. Dua pertiga pengapalan tanker energi itu lewat Samudra Hindia. Kemudian 2,7 miliar orang itu tinggal di kawasan IORA. Oleh sebab itu, Samudra Hindia adalah samudra masa depan. Masa depan ekonomi dunia ada di kawasan ini,” ucap Presiden.

BACA  Janji Manis Tiongkok soal Harga Vaksin COVID-19, Lebih Baik dari Amerika

Karenanya, pertemuan bisnis antara Negara Lingkar Samudra Hindia tersebut dinilai memiliki peran dan arti yang besar. Kesempatan ini sekaligus sebagai momentum untuk memperkuat kemitraan antara negara-negara anggota IORA dalam mewujudkan kemakmuran di wilayah Samudra Hindia.

“Indonesia ingin memperkuat poros maritim untuk dihubungkan dengan IORA. Sekali lagi, kami membutuhkan kemampuan bisnis Bapak Ibu sekalian untuk menciptakan solusi atas berbagai peluang yang tadi saya sampaikan,” tambahnya.(fat/jpnn)


Komentar