Rabu, 3 Maret 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Jokowi: Vaksinasi Di Bulan Puasa Akan Dilakukan Malam Hari

Oleh Tirta Gufrianto , dalam Kabar Nusantara , pada Sabtu, 20 Februari 2021 | 21:05 WITA Tag: , ,
  Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meninjau vaksinasi Covid/19 massal di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (4/2/2021). (Dok. Dery Ridwansah/ JawaPos.com)


Hargo.co.id, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan pelaksanaan vaksinasi pada bulan Ramadan atau puasa akan dilakukan pada malam hari. Sementara bagi masyarakat yang non-muslim dilakukan siang hari.

“Bulan puasa kita tetap akan melakukan vaksinasi di malam hari, untuk daerah-daerah yang non-muslim dilakukan siang hari, dan akan kita lakukan terus di bulan puasa,” ujar Jokowi dalam video di akun YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (20/2).

BACA  Pemberian Vaksin Covid-19 Terhadap Tahanan KPK Terus Menuai Sorot

Jokowi menegaskan distribusi vaksin bakal dilakukan secara merata ke seluruh daerah di Indonesia. Berdasarkan hitung-hitungan target pemerintah adalah melakukan vaksinasi kepada seluruh masyarakat Indonesia.

“Jadi memerlukan vaksin itu sebanyak 426 juta,” katanya.

BACA  UU Cipta Kerja Memungkinkan Dirikan PT Tanpa Akta Notaris, Begini Kata Yasonna

Jokowi mengatakan Indonesia sudah mendapatkan komitmen mendapatkan vaksin dengan total 426 juta. Namun belum tahu kapan vaksin tersebut tiba ke Indonesia.

“Tapi sekali lagi komitmen yang terus akan kita kejar akan segera bisa kita ambil barangnya,” ungkapnya.

Jokowi berujar, Indonesia dalam mendapatkan vaksin berlomba-lomba dengan 512 negara lain. Namun bersyukur Indonesia sudah mendapatkan komitmen vaksin sebanyak 426 juta.

BACA  Viral Jokowi Membagikan Souvenir di Tengah Kerumunan, Ini Kata Istana

“Karena ini rebutan 512 negara jadi bukan sesuatu yang gampang,” pungkasnya.(mna/gw/jawapos/hargo)

 

 

 

*) Artikel ini telah tayang di JawaPos.com, dengan judul: “Jokowi: Bulan Puasa Vaksinasi Akan Dilakukan Malam Hari“. Pada edisi Sabtu, 20 Februari 2021.

Komentar