Rabu, 16 Juni 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Jual Trihexyphenidyl, Seorang Pria di Bone Bolango Diringkus Polisi

Oleh Zulkifli Polimengo , dalam Headline Metropolis , pada Rabu, 9 Juni 2021 | 08:05 WITA Tag: ,
  Anggota Sat Resnarkoba Polres Bone Bolango saat mengamankan terduga pelaku yang menjual obat jenis Trihexyphenidyl di Bone Bolango. (Foto: Istimewa/Tangkapan Layar)


Hargo.co.id, GORONTALO – Personil Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Bone Bolango membekuk seorang pemuda berinisial JP (28), Warga Desa Lombongo, Kecamatan Suwawa Tengah, Bone Bolango karena diduga menjadi pengedar obat terlarang jenis Trihexyphenidyl, Jumat (04/06/2021).

Kasat Narkoba Polres Bone Bolango IPTU Abd Muis melalui Kanit, AIPDA Eko Maulana menjelaskan, pengungkapan itu berawal dari laporan warga tentang adanya sekelompok pemuda yang diamankan warga karena diduga usai mengkonsumsi obat terlarang tersebut.

“Awalnya kami mendapat informasi ada sekelompok pemuda yang diamankan warga karena diduga mengkonsumsi obat terlarang. Kemudian kami langsung mendatangi lokasi dan mengamankan para pemuda tersebut. Menurut pengakuan para pemuda ini, obat dibeli dari seorang yang berinisial JP seharga Rp 100.000. Selanjutnya kami melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan 1 orang berinisial JP yang diduga kuat, obat tersebut dibeli oleh para pemuda itu dari JP,” jelas Eko Maulana.

Lanjut mantan Kanit Reskrim Polsek Bone itu, penangkapan dan penggeledahan terhadap JP, dilakukan dengan disaksikan aparat desa setempat. Dari JP ini pihaknya mengamankan barang bukti obat terlarang jenis Trihexyphenidyl.

“Saat kami mengamankan dan menggeledah JP ini, kami disaksikan oleh aparat desa setempat. Dari tangan JP kami mengamankan barang bukti obat jenis Trihexyphenidyl sebanyak 19 butir,” terang Eko Maulana.

Usai diamankan, JP langsung dibawa ke Mapolres Bone Bolango guna dilakukan pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut. Selain itu Satres Narkoba Polres Bone Bolango juga telah memanggil dan memeriksa sejumlah pemuda yang sebelumnya diamankan warga karena mengkonsumsi obat terlarang tersebut.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, JP terancam akan dijerat dengan Undang – Undang Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan, atas penyalahgunaan obat-obatan jenis trihexyphenidyl.

Data yang kami peroleh bahwa Trihexyphenidyl adalah obat untuk mengobati gejala penyakit Parkinson atau gerakan lainnya yang tidak bisa dikendalikan, yang disebabkan oleh efek samping dari obat psikiatri tertentu (antipsikotik seperti chlorpromazine/haloperidol).

Obat ini juga membantu menurunkan rasa kaku pada otot, keringat berlebih, dan produksi air liur. Tak hanya itu, trihex juga mampu membantu meningkatkan kemampuan berjalan pada pasien Parkinson. Trihexyphenidyl termasuk dalam kelas obat antiklonergik yang bekerja dengan menghalangi zat alami tertentu. (zul/hargo)

BACA  Diduga Sebar Fitnah, Seorang Warga Ditampar Kades

Komentar