Jumat, 26 Februari 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Jualan Takjil Bebas dari Bahan Berbahaya, Ini Penjelasan BPOM Gorontalo

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Rabu, 8 Juni 2016 | 15:15 WITA Tag: ,
  


Hargo.co.id GORONTALO – Awal Ramadan, Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Gorontalo kembali menggelar Inspeksi Mendadak (Sidak) di sejumlah pedagang takjil di kawasan Eks Terminal Telaga, Kabupaten Gorontalo, Selasa, (7/6). Dari hasil sidak, seluruh jualan takjil di wilayah tersebut aman dari kandungan bahan berbahaya.

Sementara di Limboto, menyikapi aspirasi sejumlah warga, Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) setempat menggelar razia dagangan, termasuk daging. Dari hasil razia juga tidak ditemukan adanya kandungan berbahaya di dagangan daging para pedagang.

Staf Seksi Pemeriksaan, Penyidikan, Sertifikasi dan Layanan Informasi Konsumen, BPOM Gorontalo, Azis Sanjaya mengemukakan, dari 15 sampel yang diambil dari para pedagang takjil Ramadan di Eks Terminal Telaga, tidak ditemukan satupun sampel yang mengandung bahan berbahaya seperti, Boraks, Formalin, Pewarna Makanan Tekstil Rodamin B, dan Metanil Yelow.

BACA  Azis Syamsuddin Sebut Gorontalo Butuh Perhatian Khusus

“Jadi masyarakat sekarang tidak perlu khwatir untuk berbelanja takjil di kawasan penjualan takjil yang terletak di Eks Terminal Telaga itu,” kata Azis.

Azis mengharapkan agar hal ini dapat terus dipertahankan para pedagang, termasuk juga mesti senantiasa memperhatikan masalah Sanitasi, higienitas serta kemasan makanan atau minuman yang mereka jual.

“Kalau ada penjual yang memasarkan makanan atau minuman buka puasa mereka ditempat terbuka tanpa menutupi dagangannya, tolong jangan dibeli, karena kemungkinan besar takjil itu sudah terpapar bahan-bahan berbahaya yang dibawa angin. Kalau ada yang seperti ini bisa melaporkan kepada BPOM Gorontalo,” jelasnya.

BACA  Idris Rahim Buka FKP RKPD 2022 Provinsi Gorontalo

Sementara itu, Kepala Diskoperindag Kabupaten Gorontalo, Cokro Katili mengatakan, sudah ada jaminan daging dan pangan di Pasar Limboto aman dari bahan dan zat berbahaya. Hal ini didasarkan pada hasil razia yang digelar Diskoperindag Kabupaten Gorontalo bersama Balai POM Provinsi Gorontalo kemarin (7/6), dimana dari tiga sampel dagangan yang diambil meliputi jenis daging ayam, danging sapi, serta beberapa ikan laut tidak ditemukan adanya pengawet atau bahan berbahaya lainnya.

BACA  Begini Cara Pemprov Gorontalo Tingkatkan Kapasitas Pelaku UMKM

“Saya berharap para pedagang mempertahankan hal tersebut, sehingga tak ada bahaya yang nantinya bisa meresahkan warga. Apalagi di bulan Ramadan ini banyak masyarakat yang datang di lokasi pasaran untuk membeli keperluan mereka sehari-hari,” tuturnya.

Saat ini kata Cokro, pihaknya juga akan menfungsikan rumah potong unggas di lokasi pasar Shoping Limboto, sehingga masyarakat bisa memastikan daging ayam yang sebelumnya di isukan dicampur bahan berbahaya benar-benar aman.(tr-45/tr-48/ar/hargo)


Komentar