Rabu, 21 Oktober 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Juara Tilawah Quran Sisva Giasi (20) Cacat Netra Andalkan Pendengaran untuk Hafal Quran

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo Headline , pada Jumat, 18 Mei 2018 | 14:43 WITA Tag: ,
  


Hargo.co.id- Terlahir dengan kondisi yang kurang sempurna, tidak membuat Sisva Giasi putus asa. Gadis asal Buntilia, Pohuwato ini justru menunjukan bakatnya menjadi juara tilawah. Seprti apa caranya belajar Alquran

Rian Lagili – Pohuwato

Lantunan ayat suci Alquran yang dibawakan Salma Giasi, ibu Sisva Giasi setiap hari di rumah, membuat Sisva ermotivasi untuk belajar Alquran. Hanya saja fisik Sisva terbatas. Kedua matanya tidak bisa melihat. Sejak terlahir ke dunia 20 tahun silam, Sisva sudah dinyatakan cacat netra. Tapi bukan berarti semangatnya untuk belajar kitab suci umat Muslim ini pudar. Setiap hari, jika ibunya mengaji, ia pasti ada disamping ibunya.

Sisva mengandalkan pendengaranya. Lantunan ayat Alquran yang dibacakan ibunya itu, didengarnya secara sempurna. Secara perlahan gadis yang pernah belajar di Sekolah Luar Biasa (SLB) ini, ternyata tidak saja mendengar lantunan ayat suci, tapi menghafalnya. Salma Giasi sang ibu, begitu kaget ketika Sisva yang kala itu bersuia 7 tahun sudah menghafal sejumlah ayat Alquran.

BACA  Tetap Jalankan Protokol Kesehatan Meskipun di Masjid

Dari itu, sang ibu terus membimbing Sisva. Ia melihat buah hatinya bersama Ibrahim Huntu itu punya potensi bisa membawakan ayat Alquran. Sebagai orang tua, Salma gembira, putri tunggalnya itu bisa mengaji. Awalnya tidak terpikir untuk mengikutkan Sisva pada ajang mushabaqah tilawatil quran (MTQ). Yang terpenting bagi Salma, anaknya mengerti ayat-ayat Alquran.

BACA  Pastikan Protkes, Ormawa UNG Bantu Pencegahan Covid-19

Rupanya, kelebihan Sisva bisa mengaji diketahui warga lainya. Apalagi Sisva memiliki suara yang bagus. Caranya mengaji bikin yang mendengar ‘merinding’. Tidak heran setiap hajatan di Desa, Sisva kadang kala ditunjuk sebagai petugas qalam ilahi. Ia kemudian diutus desa untuk mengikuti MTQ Tingkat Kecamatan.

Tak disangka, Sisva juara. Prestasinya itu yang kemudian membawanya ke MTQ tingkat kabupaten. Lagi-lagi Sisva juara. Tiket sebagai peserta MTQ Provinsi cabang Tilawah Cacat Netra ia kantongi. Pada helatan MTQ Provinsi ke VIII yang berlangsung di Tilamuta, Boalemo belum lama ini, Sisva juga juara.

Kini, Sisva sedang mempersiapkan diri untuk mengikuti MTQ tingkat nasional 2018 yang akan dilangsungkan di Sumatera Utara. Ia memohon doa seluruh masyarakat Gorontalo, agar pada iven mushabaqah se nusantara itu, ia bisa mengharumkan nama daerah.

BACA  IAIN Sultan Amai Luluskan 482 Mahasiswa, Ini Pesan Wagub Gorontalo

Keberadaan Sisva sebagai anak tuna netra, menjadi contoh untuk semua, jika ternyata Tuhan tetap memberikan kelebihan pada seseorang kendati terlahir dalam keadaan yang kurang sempurna.

“Alhamdulillah, apa yang saya lakukan bisa bermanfaat bagi orang lain. Terutama bagi ibu, dengan saya juara, saya bisa mengumrahkan ibu saya,”ungkap Sisva. Bagi penyandang disabilitas, kata Sisva

agar tidak berputus asa. “Kita jadikan kekurangan kita menjadi penyeemangat dalam berprestasi. Yang kurang dari kita hanya mata, otak bisa mengingat, tangan bisa berbicara,”ungkapnya. (hg)


Komentar