Selasa, 7 Juli 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Jubir GTPP Covid – 19 Tegaskan, Gorontalo Belum Zona Hijau

Oleh Rendi Wardani Fathan , dalam Advertorial Gorontalo , pada Minggu, 3 Mei 2020 | 07:05 WITA Tag: ,
  Jubir GTPP Provinsi Gorontalo, dr. Trianto Bialangi saat memberikan keterangan pers beberapa waktu yang lalu.(foto : Istimewa)


Hargo.co.id GORONTALO – Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid – 19 Provinsi Gorontalo, dr. Trianto Bialangi, Sabtu (2/5/2020) menegaskan bahwa Gorontalo belum zona hijau. Alasannya, masih ada 12 pasien yang positif corona.

“Ini perlu diluruskan, saya waktu konferensi pers dengan bapak gubernur waktu itu, saya tidak menyebut zona. Saya hanya memberikan data dari 15 pasien terkonfirmasi, dua sudah sembuh, satu meninggal, tiga masih positif dan sembilan sudah negatif PCR pertama,” ujar Triyanto, Sabtu (02/05/2020).

BACA  Ditunjuk GTPP Covid-19 Pusat, Gubernur Jadi Narasumber di Talk Show Via Daring

Menurut Trianto, kabar itu justru akan kontra produktif dengan upaya pemerintah mencegah dan memutus mata rantai penularan virus corona. Masyarakat diminta tetap tinggal di rumah dan mematuhi semua protokol kesehatan.

Dijelaskannya, bertambahnya atau berakhirnya pasien positif di Gorontalo sangat bergantung pada kepatuhan warga. Virus corona tidak menular secara sendiri, ia dibawa dan ditularkan oleh orang lain yang telah terinfeksi sebelumnya melalui percikan air liur, jabatan tangan atau benda-benda yang disentuh oleh pasien positif.

BACA  Kelilingi Lokasi Banjir, Gubernur Bagikan Bantuan untuk Korban

“Virus ini tidak terlihat dan kita tidak pernah tahu siapa yang tertular dan menularkan ke siapa. Makanya penting untuk tetap berdiam diri di rumah, rajin cuci tangan, menggunakan masker dan menjaga jarak atau social distancing,” imbuhnya.

BACA  Ini Dia Info Penting dari BKN soal Rekrutmen PNS dan PPPK

Sembilan pasien dengan hasil swab pertama negatif masih akan menjalani uji PCR kedua sebelum dinyatakan sembuh. Kondisi itu tidak berarti Gorontalo aman, sebab tidak menutup kemungkinan ada penambahan kasus baru yang saat ini tengah diperiksa. (adv/rwf/hg)


Komentar