Kamis, 26 November 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



KABAR BAIK! Pemondokan JCH Gorontalo Hanya 1 Km dari Masjidil Haram

Oleh Berita Hargo , dalam Features Gorontalo Headline , pada Rabu, 14 Juni 2017 | 16:55 WITA Tag: , , ,
  


 

GORONTALO, hargo.co.id – Jamaah Calon Haji (JCH) asal Gorontalo tahun ini boleh bernapas lega. Jarak pemondokan yang akan ditempati di tanah suci Mekkah nanti cukup dekat Masjidil Haram. Yakni berkisar 1-1,5 kilometer.

Bahkan ada jamaah yang jarak pemondokannya kurang dari 1 km dari masjidil haram.

Lokasi pemondokan jamaah haji asal Gorontalo itu telah ditetapkan berdasarkan hasil qur’ah (pengundian) pemondokan jamaah haji Indonesia, Senin (12/6) di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta. Pengundian dilakukan Sekjen Kemenag RI Nur syam selaku Plt Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU). Ikut hadir Ketua Komisi VIII DPR Ali Tahir, Kanwil Kemenag Provinsi Gorontalo Rusman Langke serta Kabid PHU Misnawati S.Nuna.

BACA  Penerapan Protokol Kesehatan di Mapolsek Kabila Cukup Ketat

Hasil pengundian untuk JCH Gorontalo yang tergabung dalam kloter 25 Ujung Pandang (UPG) akan menempati Maktab 61, Sektor 8 Wilayah Raudhah dengan nomor rumah 806-807. Jaraknya sekitar 2,5-3 kilometer dari Masjidil Haram.

JCH Gorontalo kloter 28 UPG akan menempati Maktab 58, Sektor 9, Wilayah Jarwah dengan nomor rumah 905. Jaraknya sekitar 1-1,5 km dari Masjidil Haram. Sedangkan JCH kloter 29 akan menempati Maktab 58, Sektor 10, Wilayah Jarwal dengan nomor rumah 1001. Jaraknya kurang dari 1 km dari Masjidil Haram.

Kakanwil Kemenag Provinsi Gorontalo Rusman Langke mengatakan, jarak pemondokan JCH Gorontalo di tanah suci terbilang dekat dibanding jamaah lainnya. Sebab, ada jamaah dari tanah air yang menempati 4-4,3 km dari Masjidil Haram.

BACA  Peran Orang Tua dalam Mendidik Anak Dibutuhkan di Masa Pandemi

“Tetapi jarak ini pun terbilang masih dekat karena jika dibandingkan dengan jamaah haji dari negara lain. Ada yang sampai 15 km dari Masjidil Haram,” kata Rusman Langke.

Lebih lanjut Rusman Langke mengatakan, jamaah yang menempati jarak 1,5 km ataupun lebih dari Masjidil Haram telah disediakan bus untuk mengangkut jamaah.

“Sehingga tidak ada yang perlu dirisaukan dari jauhnya jarak pemondokan jamaah dengan Masjidil Haram. Panitia Haji sudah mempersiapkan segala sesuatunya utk membantu jamaah haji melaksanakan ibadah,” terang Rusman Langke.

Lebih lanjut Rusman Langke menjelaskan, Kemenag telah berusaha untuk lebih meningkatkan pelayanan haji tahun ini. Hal ini bisa dilihat dari pelayanan Katering Jamaah dari 24 kali menjadi 25 kali. Tambahan satu kali makanan ini diperuntukkan JCH yang baru tiba di Arab Saudi baik di Makkah maupun Madinah.

BACA  Ini Alasan Paslon Nomor 4 Tak Hadiri Debat Pilkada Bone Bolango

“Sehinggga jamaah yang baru tiba tidak lagi disibukkan dengan konsumsi tetapi sudah disediakan oleh panitia dengan cita rasa Nusantara,” kata Rusman Langke.

Sebelumnya Plt. Dirjen PHU Nur Syam menyatakan, tahun ini meski jumlah jamaah meningkat seiring dengan normalnya kuota haji oleh Pemerintah Arab Saudi menjadi 100 persen, Kemenag berusaha melakukan langkah-langkah efisiensi. Salah satu efisiensi dilakukan adalah sewa pemondokan, dengan nilai efisiensi Rp 74 miliar.

“Nilai ini sangat signifikan tapi tidak mengurangi kualitas standar pelayanan,” tegas Nur Syam.(san/hargo)


Komentar