Minggu, 27 November 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Kabupaten Gemilang, Masyarakat Madani dan Sejahtera, Obsesi Nelson-Fadli

Oleh Aslan , dalam Gorontalo , pada Sabtu, 25 November 2017 | 11:00 Tag: , , , ,
  

Setiap tahun, Pemkab Gorontalo membagikan ribuan ternak sapi kepada warga.
Ada juga pembentukan wirausahawan baru dengan memberikan bantuan permodalan. Serta berbagai program prorakyat lainnya.

“Selama dua tahun kemiskinan terus kita turunkan. Alhamdulillah terus turun. Sudah 1 persen kemiskinan turun, dan saya yakin tahun depan bisa saja turun dua persen, karena dampak dari apa yang sudah terjadi hari ini,” ungkap Deklator Provinsi Gorontalo itu.

Tentu untuk menuju hal tersebut, harus ditunjang fasilitas. Serta pemerintahan harus berjalan dengan baik. Sebab, mau tidak mau beragam tantangan harus dihadapi.

Tantangan utama, bagi Nelson, terletak pada birokrasi. Bagaimana birokrasi bisa berjalan baik, membuat lompatan dan inovasi. Cara birokrasi bekerja, dan meraih peluang yang bisa didapat. Bekerjasama dengan internal maupun ekternal.

“Saya mengatakan mereka memiliki pengalaman dan pendidikan yang baik. Hanya saja, budaya kerja masih perlu didorong, dan itu butuh waktu. Tetapi perubahan sudah mulai terasa, walaupun belum optimal,” akunya.

Tantangan lain adalah partisipasi masyarakat. Nelson mengakui bila dewasa ini partisipasi masyarakat untuk ikut andil dalam pembangunan mengalami penurunan. Contoh kecil dalam ikut menjaga kebersihan.

Ketersediaan anggaran juga menjadi tantangan yang harus dihadapi Nelson Pomalingo dalam menahkodai Pemkab Gorontalo.

(Visited 19 times, 1 visits today)

Laman: 1 2 3


Komentar