Friday, 24 September 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Kabur dari RS Karena Takut Disuntik, Pasien Covid-19 Dihukum 4 Bulan Penjara

Oleh Tirta Gufrianto , dalam Kabar Dunia , pada Sunday, 7 February 2021 | 13:05 PM Tags: , , , ,
  Foto representatif suasana jalan di Hong Kong, Cina (CGTN)

Hargo.co.id, BEIJING – Majelis hakim pengadilan di Kota Kowloon, Hong Kong, memvonis seorang pasien COVID-19 dengan hukuman penjara selama empat bulan.

Majelis hakim menyatakan terdakwa bermarga Lee terbukti telah meninggalkan Rumah Sakit Queen Elizabeth tanpa izin pada 18 Desember 2020.

Pasien pria berusia 63 tahun itu ditangkap polisi dua hari kemudian dan langsung dikembalikan ke rumah sakit.

“Terdakwa terbukti bersalah melanggar regulasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular sehingga diputus hukuman empat bulan penjara,” demikian petikan putusan majelis hakim pengadilan Kowloon sebagaimana dilaporkan media penyiaran resmi China, Minggu (7/2).

Dalam persidangan kasus tersebut terungkap bahwa terdakwa melarikan diri dari rumah sakit karena takut disuntik.

Sebagaimana regulasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular disebutkan bahwa seseorang yang kedapatan kontak atau tertular penyakit menular infeksi spesifik seperti COVID-19 tidak boleh berbaur dengan masyarakat, menumpang kendaraan umum, berada di jalanan, tempat publik, tempat hiburan, kelab malam, hotel, atau melakukan bisnis, perdagangan, atau pekerjaan lain.

Pelanggar aturan tersebut dapat dikenai hukuman denda sebesar 5.000 dolar HK atau sekitar Rp9 juta.(antara/jpnn/hg)

 

 

 

*) Artikel ini telah tayang di JPNN.com, dengan judul: “Takut Disuntik, Pasien Kabur dari RS, Divonis 4 Bulan Penjara“. Pada edisi Ahad, 07 Februari 2021.
(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar