Sabtu, 22 Februari 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Kabur Saat Bencana Tsunami, Napi Asal Lapas Palu Diringkus di Gorontalo

Oleh Zulkifli Polimengo , dalam Headline Metropolis , pada Selasa, 21 Januari 2020 Tag: ,
  

Hargo.co.id, GORONTALO – Tim Reserse Mobile (Resmob) Polda Gorontalo yang memback-up oleh Tim Resmob Watawatanga Polres Bone Bolango, Senin (20/01/2020) berhasil meringkus dua orang yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polres Banggai, Sulawesi Tengah. (Sulteng).

Diketahui dua orang DPO itu berinisial AV (23), dan DD (21) yang juga merupakan Narapidana pelarian dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Palu, Sulteng.

Dua orang buronan ini diringkus Tim Resmob Gabungan pada pukul 17.00 Wita di salah satu rumah warga yang berlokasi di Kelurahan Leato Selatan, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo.

Penangkapan terhadap AV dan DD itu, berawal dari informasi yang disampaikan oleh Anggota Polres Banggai. DD merupakan, warga Kelurahan Jole, Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulteng yang terlibat kasus penganiayaan.

Sementara AV, merupakan Narapidana di Lapas Palu yang melarikan diri saat Bencana Tsunami yang terjadi di Palu pada 28 September 2018 lalu.

Kedua buronan ini kemudian bertemu di atas Kapal Laut, saat melarikan diri menuju Gorontalo.

Usai dibekuk Tim Resmob Gabungan, kedua pelaku ini langsung dibawa ke Mapolsek Kabila, Polres Bone Bolango, untuk diamankan dan selanjutnya akan diserahkan ke pihak Penyidik Polres Banggai, Polda Sulawesi Tengah.

Kasat Reskrim Polres Bone Bolango IPTU Laode Arwansyah S.I.K menerangkan, setelah ditahan selama satu malam di Polsek Kabila, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Tim Reskrim Polres Banggai, hingga akhirnya pada hari Selasa tadi, dua DPO ini telah dibawa ke Polres Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah.

“Dua DPO ini telah kami serahkan ke Satreskrim Polres Banggai, Selasa (21/01/2020) pagi tadi. Kami dari Tim Resmob Polres Bone Bolango dan Tim Resmob Polda Gorontalo, hanya membantu melakukan penangkapan karena kedua DPO itu terinformasi telah melarikan diri dan berada di Gorontalo.”jelas IPTU Laode Arwansyah S.I.K.

Oleh pihak Sat Reskrim Polres Banggai, selanjutnya ke dua orang buronan Polisi dan Lapas itu, langsung di bawa kembali ke Sulawesi Tengah guna mempertanggung jawabkan perbuatannya sesuai dengan proses hukum.(zul/hg)