Kader Golkar Pohuwato Berebut ‘Putra Mahkota’

Dua kader Golkar Pohuwato, Nasir Giasi (Kanan) dan Iwan Adam (kiri) yang kini tengah berebut 'Putra Mahkota'.

Hargo.co.id, GORONTALO – Siapa kader Golkar Pohuwato yang akan menjadi penerus Syarif Mbuinga? Hingga sekarang belum diketahui.

Tapi kepastian soal siapa kader Golkar yang akan jadi ‘Putra Mahkota’ itu akan diketahui tidak lama lagi.  Setelah ada keputusan DPP Golkar atas penunjukkan Ketua DPRD dan calon bupati Pohuwato.

Dari sekian banyak kader muda Golkar yang potensial menjadi putra mahkota, ada dua nama yang disebut-sebut punya kans besar. Yaitu Ketua DPRD Pohuwato sekarang Nasir Giasi dan Ketua Fraksi Golkar Iwan Adam.

Dari informasi yang dihimpun media ini, ada persaingan kuat antara Nasir Giasi dan Iwan Adam mendapatkan kepercayaan partai. Ditunjuk menjadi Ketua DPRD periode 2019-2024. Setelah itu diusung ke Pilkada Pohuwato 2020 menjadi calon bupati.

Iwan Adam dan Nasir Giasi ingin mengikuti keberhasilan karir politik Syarif Mbuinga yang kini menjadi Ketua DPD II Golkar Pohuwato. Sebelum diusung ke Pilkada, menduduki jabatan Ketua DPRD.

Pertarungan kader berebut putra mahkota, membuat suhu politik di internal Golkar Pohuwato, saat ini sedang panas. Untuk pengisian kursi Ketua DPRD Pohuwato periode 2019-2024, selain Nasir Giasi dan Iwan Adam, Golkar Pohuwato juga mengusulkan beberapa nama seperti Beni Nento dan Al Amin Uduala.

Saat dikonfirmasi, Nasir Giasi dan Iwan Adam sama-sama menyatakan, akan tetap patuh dengan perintah partai.

Nasir Giasi menyatakan, sebagai kader Golkar, dia akan selalu mendengarkan serta mentaati apapun perintah partai. Baik dalam penentuan ketua DPRD maupun untuk calon Bupati Pohuwato di Pilkada 2020 mendatang.

“Dari dulu saya Sami’na Wa Atho’na terhadap perintah partai. Rapat pleno kemarin, baru memutuskan siapa saja yang direkomendasikan DPD II Pohuwato untuk menjadi pimpinan DPRD. Sesuai Juklak, minimal ada tiga nama yang diusulkan. Untuk saat ini pun kami masih menunggu satu nama yang akan diputuskan DPP,” kata Nasir Giasi.

Ketua Fraksi Golkar Iwan S Adam juga menyebutkan, dirinya juga akan patuh dengan putusan DPP. Disinggung soal calon bupati, dia menjelaskan Golkar punya mekanisme tersendiri untuk menentukan siapa yang akan diusung pada Pilkada nanti.

“Untuk bakal calon bupati, kami di Partai Golkar ada tahapannya tersendiri. Yang pasti siapapun yang ditunjuk oleh partai, kami sebagai kader pun pasti akan mendukung dan menjalankan putusan parti,” ungkapnya singkat. (ryn/hg)

-