Rabu, 25 November 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Kader jadi Gembong Narkoba, Ini Sikap NasDem 

Oleh Fajriansyach , dalam Kabar Nusantara Kabar Politik , pada Rabu, 22 Agustus 2018 | 22:00 WITA Tag: , ,
  


NHargo.co.id, JAKARTA – DPP Partai Nasional Demokrat (NasDem) meminta Badan Narkotika Nasional (BNN) segera memproses kadernya di DPRD Langkat, Sumatera Utara (Sumut) Ibrahim Hasan yang menjadi tersangka penyelundupan 105 kilogram sabu-sabu dan 30 ribu butir ekstasi. Menurut Sekretaris Jenderal NasDem Johnny G Plate, pihaknya tidak akan menoleransi kader yang terlibat dalam kasus narkoba.

BACA  Seorang Pasien Covid-19 Janjikan Tanah Warisan, Perawat Cantik Ini Tertawa

Johnny memastikan Partai NasDem tidak akan memberikan bantuan hukum kepada Ibrahim. “Kami bahkan minta segera dihukum,” jelas Johnny kepada JPNN.com, Kamis (22/8).

Legislator Partai NasDem di DPR itu menambahkan, partainya sudah memecat Ibrahim Hasan. Surat pemecatan itu diteken langsung oleh Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh, Selasa (20/8).

BACA  Elnino Ngaku Kewalahan Debat dengan Tomy Ishak

“Sudah dipecat. Dia terlibat narkoba dan berlawanan dengan platform Partai NasDem,” kata Johnny.

Terlibat Jaringan Narkotik Internasional, Caleg NasDem Diringkus

Wakil rakyat dari Nusa Tenggara Timur (NTT) itu menegaskan, ada tiga hal di Partai NasDem yang tak ditoleransi. Yaitu narkoba, korupsi dan pelecehan seksual terhadap anak.

Johnny juga mengingatkan seluruh kader NasDem untuk tidak melakukan hal tersebut. “Yang melakukan akan kami pecat secara tidak hormat,” jelas dia.

Sebelumnya BNN mengungkap peredaran narkotika di Aceh dan Pangkalan Susu, Langkat Sumatera Utara. Dari pengungkapan itu, ada enam orang yang dibekuk termasuk Ibrahim Hasan alias Hongkong.(tan/jpnn/hg)


Komentar