Kamis, 26 November 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Kadin: Pembangunan Infrastruktur Jabodetabek Harus Libatkan Swasta

Oleh Fajriansyach , dalam Ekonomi , pada Rabu, 13 September 2017 | 23:52 WITA Tag: , ,
  


Hargo.co.id – pembangunan jalan tol layang Jakarta-Cikampek yang tengah dimulai menyebabkan kemacetan di ruas tol tersebut sepanjang hari. Hal yang sama juga terjadi dalam pembangunan Light Rail Transit (LRT) dan kereta api cepat Jakarta-Bandung.

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Konstruksi dan Infrastruktur Erwin Aksa menjelaskan, jumlah penduduk Jabodetabek sangat tinggi sehingga membuat ketidakseimbangan antara infrastruktur publik yang tersedia.

“Hal itu menyebabkan kurangnya pelayanan kota termasuk di sektor transportasi. Akhirnya menyebabkan tingginya jumlah kendaraan pribadi yang tidak seimbang dengan ketersediaan ruas jalan, sehingga kemacetan lalu lintas semakin parah,” terangnya saat ditemui di Menara Kadin Indonesia, Rabu (13/9).

BACA  Ini 6 Saran Ekonom ke Pemerintah Agar RI Keluar dari Jurang Resesi

Kadin mencatat, beberapa hal yang sulit dicari jalan keluar dalam mengatasi permasalahan transportasi di Jabodetabek, yakni pertumbuhan kendaraan yang sangat tinggi, rendahnya disiplin pengguna jalan, buruknya perencanaan dan penataan kota, kondisi sarana kendaraan umum yang buruk, serta keamanan dan kenyamanan di jalan.

BACA  November Cerita Bersama Aston Gorontalo Hotel dan Villas

Di sisi lain, kata Erwin, Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 103 tahun 2015 tentang Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) telah memberikan harapan untuk menyelesaikan permasalahan transportasi menuju pelayanan transportask secara terintegrasi dengan menerapkan tata kelola organisasi yang baik.

“Ke depan, kami harapkan pemerintah dapat menjajaki peluang kerja sama dengan swasta dalam meningkatkan kualitas pelayanan infrastruktur transportasi di Jabodetabek,” tutup dia. (cr3/Yesika)

(cr3/JPC/hg)


Komentar