Gorontalo

Kadinkes Provinsi Gorontalo Jelaskan Pentingnya Pencegahan Stunting

×

Kadinkes Provinsi Gorontalo Jelaskan Pentingnya Pencegahan Stunting

Share this article
Kadinkes Provinsi Gorontalo Jelaskan Pentingnya Pencegahan Stunting
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Anang S. Otoluwa saat diwawancarai awak media, Rabu (29/05/2024). (Foto: Shaf Suma untuk HARGO)

Hargo.co.id, GORONTALO – Dinas Kesehatan (Dikes) Provinsi Gorontalo menggelar Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda), Rabu (29/05/2024).

Berita Terkait:  Hasil Sentuhan Tangan Dingin Gusnar, Gorontalo Jadi Terbaik I Pengendalian Inflasi di Sulawesi

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Aston tersebut dihadiri langsung oleh Pj. Gubernur Gorontalo, Rudy Salahuddin dan Kepala Dinas Kesehatan, Anang S. Otoluwa.

Diwawancarai ketika disela-sela kegiatan, Anang Otoluwa mengatakan, rapat tersebut bertujuan untuk mempersiapkan intervensi serentak pencegahan stunting di bulan Juni.

Berita Terkait:  Selain Keamanan dan Ketertiban, Penjagub Tekankan Empat Hal Penting Selama Tahapan Pemilu

“Jadi harapannya, nanti seluruh teman-teman dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kota segera melangsungkan sosialisasi di wilayahnya masing-masing,” tutur Anang Otoluwa.

Lebih lanjut Anang juga menjelaskan terkait upaya mereka dalam rangka pencegahan stunting.

Berita Terkait:  Gubernur Gusnar Lobi AirAsia Buka Rute ke Gorontalo, Dorong Konektivitas dan Ekonomi Daerah

Yang pertama, kata dia, adalah pendataan sasaran, yakni ibu hamil dan calon pengantin. Selain itu, lanjut Anang, anak di bawah dua tahun juga menjadi sasaran pendataan mereka.

“Kemudian dilakukan pengukuran, lalu dilakukan identifikasi apakah ada masalah gizi atau tidak,” kata Anang.

Berita Terkait:  Bantu Pemprov Tangani Stunting, Wagub Idah Apresiasi Branch Operation Singapore Aid

“Yang bermasalah gizi itu dilakukan intervensi misalnya dengan PMT (Pemberian Makanan Tambahan),” tambahnya.

Selain itu, kata Anang, untuk calon pengantin akan diidentifikasi apakah ada Indeks Massa Tubuh (IMT) yang kurang dari 23½ serta menderita Anemia.

Berita Terkait:  Kenangan Manis Gubernur dengan Irjen Eko: Sukses Jalankan Tugas Prabowo Tingkatkan Produksi Jagung

“Itu yang diintervensi, supaya ketika mereka menikah nanti betul-betul sudah siap,” pungkasnya.(*)

Penulis: Fahrul Hulalata/ Mahasiswa Magang UNG 

Berita Terkait:  Ini Tanggapan Ketua PERMAHI Gorontalo Terkait Pernyataan LSM Soal Kinerja Penjagub