Rabu, 1 Desember 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Kajati: Satu Tersangka Lagi Dugaan Korupsi Pasar Modern

Oleh Berita Hargo , dalam Kabar Nusantara , pada Selasa, 1 Agustus 2017 | 12:52 PM Tag: ,
  

Hargo.co.id GORONTALO – Kejaksaan Tinggi Gorontalo menambah daftar jumlah tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pembangunan pasar modern Pontolo di Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara.

Kejati bahkan telah mengantongi satu nama baru, yang segera akan ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi itu.

Hal ini terungkap dalam dialog antara perwakilan Kejati Gorontalo dan Perwakilan FPK (Forum Pemberantasan Korupsi) Provinsi Gorontalo di Kantor Kejati Gorontalo, senin (31/7) kemarin. Koordinator Penyidik Tindak Pidana Korupsi, Kejati Gorontalo, Ridwan menegaskan, pihaknya tidak pernah tebang pilih dalam menuntaskan kasus korupsi yang ada di Provinsi Gorontalo.

Untuk kasus dugaan korupsi Pasar Modern Pontolo sendiri menurut Ridwan, saat ini pihaknya masih terus melakukan penyidikan, meski sebelumnya telah menetapkan sembilan nama sebagai tersangka dalam kasus itu.

Bahkan menurut Ridwan, untuk tersangka kasus korupsi pembangunan Pasar Modern Pontolo, akan ketambahan satu nama lagi, yang sebelumnya sempat ditangguhkan oleh Kejati Gorontalo, sebagai tersangka.

“Inisialnya HM, dia diduga mengetahui proses pembangunan Pasar Pontolo,” ujarnya. Lebih lanjut Ridwan menambahkan, HM sebelumnya ditangguhkan status tersangkanya karena saat kejadian terjadi, tengah mengikuti pendidikan PIM 3.

“Menurut pengakuan HM dia tidak ada di tempat, tapi tentunnya akan kami kroscek lagi kebenarannya,” tegasnya.

Sebelumnya, ratusan masyarakat Gorontalo senin (31/7) menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Kejaksaan Tinggi Gorontalo. (tr-45/hg)

(Visited 2 times, 1 visits today)

Komentar