Kamis, 8 Desember 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Kaka Slank Jajal ‘Surga’ Bawah Laut Torosiaje

Oleh Berita Hargo , dalam Kab. Pohuwato Selebriti , pada Sabtu, 30 Januari 2021 | 13:05 Tag: ,
  Vokalis Slank, Kaka bersama Bupati Pohuwato, Syarif Mbuinga saat menuju ke spot diving, Pulau Karang, Torosiaje, Kamis (28/01/2021). (Foto: Istimewa/Menzto)

Hargo.co.id, GORONTALO – Vokalis band legendaris, Kaka Slank, akhirnya berkunjung ke Pohuwato. Duta Hiu Indonesia itu berkesempatan menjajal bawah laut Pulau Karang, Torosiaje, bersama bupati Pohuwato, Syarif Mbuinga.

Vokalis Slank, Kaka bersama Bupati Pohuwato, Syarif Mbuinga saat menjajal bawah laut Torosiaje, Kamis (28/01/2021). (foto : POSSI Bolsel)

Syarif yang juga merupakan ketua Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (Possi) provinsi Gorontalo itu mengajak Kaka Slank untuk menikmati pesona surga bawah laut Bumi Panua.

Keindahan batu karang serta sambutan hangat dari gerombolan ikan hiu di bawah laut membuat Kaka Slank terpukau.

“Selama dua hari berturut-turut itu dapat lima penyelaman dan semuanya setiap kali turun ketemu sama hiunya. Itu berarti indikasi lautnya masih sehat,” ungkap pria yang kental dengan gaya nyentrik itu.

Dirinya berharap agar masyarakat bisa menjaga dan merawat dengan baik laut Pohuwato yang masih sangat lestari itu.

“Nelayannya juga Insya Allah bisa bersahabat dengan lautnya. Gak over fishing, gak ngebom, gak segala macamlah yang merusak gitu,” tambahnya.

Sementara itu, bupati Syarif Mbuinga, mengaku sangat senang bisa sama-sama menjajal bawah laut dengan sang vokalis legendaris tanah air tersebut. Kehadiran Kaka Slank yang juga seorang vloger itu tentunya akan membawa dampak positif bagi perkembangan wisata bawah laut Pohuwato.

“Beliau (Kaka, red) kan vloger yah. Jadi beliau punya pengikut, punya followers. Nah dengan beliau ngovlog aja kaitan dengan aktifitasnya melihat langsung bawah laut Torosiaje bersama teman-teman, itu sudah sesuatu yang luar biasa bagi Pohuwato,” tutur Syarif.

Keberadaab bawah laut Torosiaje yang begitu memukau kata Syarif menjadi PR besar bagi pemerintah daerah. Untuk bagaimana potensi wisata tersebut kedepan dapat terus berkembang.

“Tantangan kita saat ini adalah jarak. Maka tugas kita bagaimana memotong itu dengan percepatan hadirnya bandara dan akses yang mudah serta murah,” pungkas Syarif. (ayi/hg)

(Visited 13 times, 1 visits today)

Komentar