Rabu, 25 November 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Kakak Beradik dari Slovakia jadi Juara Kejuaraan Dunia Gali Kubur

Oleh Fajriansyach , dalam Kabar Dunia , pada Jumat, 18 November 2016 | 11:03 WITA Tag: ,
  


Hargo.co.id TRENCIN – Profesi tukang gali kubur cenderung dianggap horor. Namun di Slovakia ada lomba untuk mengurangi kesan mengerikan horor dari profesi tersebut, lomba gali kubur.

Level lomba gali kubur ini juga bukan sembarangan. Kejuaraan dunia! Event tersebut diselenggarakan di Trencin, Slovakia, pekan lalu. Pesertanya adalah mereka yang berprofesi penggali kubur.

Kejuaraan dunia gali kubur ala Trencin itu diselenggarakan tiap tahun. Tahun ini adalah edisi kedua. Sebelas tim dari sebelas negara berpartisipasi. Lantaran kejuaraan baru memasuki edisi kedua, negara kontestan masih terbatas tetangga dekat Slovakia.

BACA  Melani Berencana Ceraikan Donald Trump Usai Kalah di Pilpres AS

Para peserta ditantang menggali kubur sesuai standar di Slovakia. Mengutip Huffington Post, ukuran kubur ideal (versi mereka) memiliki panjang 1,98 m; lebar 91 cm; dan kedalaman 152 cm.

Penilaian tidak hanya didasarkan pada ketepatan ukuran. Kostum peserta pun dinilai. Para peserta menggunakan jubah hitam dan sabit ala Grim the Reaper. Ada juga yang berkostum vampir. Bukannya horor, adu kostum itu malah bikin lucu.

BACA  Tak Mengakui Hasil Pilpres AS, Biden Sampaikan Pernyataan Keras kepada Trump

”Kami ingin menunjukkan, menggali kuburan itu nggak mudah dan butuh usaha,” ucap Christian Striz, juru bicara kompetisi tersebut. Perlombaan itu dimenangi kakak beradik dari pihak tuan rumah Ladislav Skladan, 43, dan Csaba Skladan, 41. Mereka sukses menyelesaikan tantangan dalam 54 menit. ”Senang sekali rasanya. Ini adalah momen membanggakan selama 15 tahun berkarir,” tutur Csaba.

BACA  Langkah Biden Makin Mulus, Trump Keok di Wisconsin dan Michigan

Menurut Csaba, selama lomba dirinya amat rileks. ”Cuacanya oke. Aku bisa ngobrol dengan kakakku. Sempurna pokoknya,” imbuhnya. Selain jadi ajang adu cepat, kompetisi itu jadi kesempatan curhat para peserta. Salah satunya Gabriel Draffy, petugas penggali kubur Krematorium Molnar, Slovakia.

”Tanah kubur di tempat saya kerja sulit banget. Paling tidak 20–30 cm lapisannya terdiri dari kerikil dan batu,” ucapnya sebagaimana dikutip AP. (huffingtonpost/fam/c10/ang/jpnn/hg)


Komentar