Rabu, 3 Maret 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Kalah dari Pasangan Belia Indonesia, Ganda No 1 Inggris: Kami Frustrasi!

Oleh Tirta Gufrianto , dalam Bulutangkis , pada Jumat, 15 Januari 2021 | 21:05 WITA Tag: , ,
  Marcus Ellis/Chris Langridge gagal ke semifinal Yonex Thailand Open 2020. (Badminton Photo)


Hargo.co.id, BANGKOK – Leo Rolly Carnando/Daniel Martin mencatat kejutan luar biasa pada perempat final Yonex Thailand Open 2021.

Bertanding di Impact Arena, Bangkok, hari ini (15/1), Leo/Daniel mengalahkan peraih perunggu Olimpiade Rio 2016, Marcus Ellis/Chris Langridge. Juara dunia junior 2019 tersebut menang dalam tiga game dengan skor 12-21, 21-14, dan 21-15. Leo/Daniel yang sama-sama masih berusia 19 tahun itu menutup pertandingan dalam tempo 1 jam dan 9 menit.

Ganda putra muda Indonesia Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin berhasil melaju ke semifinal Yonex Thailand Open (15/1). (Badminton Photo)

Kemenangan ini adalah catatan terbesar Leo/Daniel sepanjang kariernya di level senior. Sebab, sebagai ganda nomor 70 dunia, Leo/Daniel dianggap pemain yang merangkak dari fase kualifikasi. Tetapi, ternyata, mereka mampu melaju sampai ke semifinal turnamen BWF Tour dengan level Super 1000.

“Sulit berpikir jernih dalam situasi seperti ini sekarang. Kami memulai pertandingan dengan fantastis dan kami melakukan kontrol di semua aspek,” kata Ellis dikutip dari situs resmi BWF.

“Tetapi mereka harus mendapatkan pujian. Sebab, mereka meningkat pada game kedua dan menekan balik kami. Kami berjuang untuk kembali ke permainan kami sendiri. Tetapi kami gagal dan akhirnya kami kehilangan game kedua dan ketiga. Harus ada pelajaran yang kami terima dari sini,” imbuh Ellis.

Leo/Daniel memang bermain buruk pada game pertama. Mereka selalu berada dalam tekanan dan terus didikte oleh Ellis/Langridge. Namun mereka berhasil gantian mendominasi pada game kedua dan melakukan kebangkitan hebat pada game ketiga.

“Pada game ketiga ketika kondisi 8-4 saya melakukan empat kesalahan yang sangat buruk. Momen tiba-tiba berbalik. Kemudian terjadi reli yang baik dan lalu tiba-tiba saja terjadi kondisi 8-8. Anda tidak bisa melakukannya, memberikan lawan poin yang mudah,” kata Langridge.

“Ini adalah hal yang bikin frustrasi, kami jatuh dalam beberapa jebakan, dan kami melakukan beberapa kesalahan sendiri yang sebetulnya sangat sederhana. Semoga mereka sukses dalam sisa turnamen ini, tetapi kami tidak sabar untuk melawan mereka lagi,” imbuhnya.

Pada semifinal besok (16/1), Leo/Daniel akan berhadapan dengan peraih perak Olimpiade Rio 2016, Goh V Shem/Tan Wee Kiong.

Pada perempat final hari ini (15/1), Goh/Tan mengalahkan sesama ganda Malaysia Goh Sze Fei/Nur Izzuddin dalam dua game langsung 21-16, 21-19.(ar/jawapos/hg)

 

 

 

*) Artikel ini telah tayang di JawaPos.com, dengan judul: “Dihajar Pasangan Belia Indonesia, Ganda No 1 Inggris: Kami Frustrasi!“. Pada edisi Jumat, 15 Januari 2021.

Komentar