Jumat, 15 Januari 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Kampung Bugis-Talumolo Bentrok Lagi Dua Rumah Rusak Seorang Warga Terluka

Oleh Aslan , dalam Headline Metropolis , pada Jumat, 13 April 2018 | 12:39 WITA Tag: ,
  


Hargo.co.id – Konflik lama Kelurahan Talumolo dan Bugis, Kota Gorontalo, kembali pecah. Puluhan warga Kelurahan Bugis dan Kelurahan Talumolo terlibat aksi baku lempar, kemarin, Kamis (12/4) dini hari. Akibatnya, dua buah rumah warga Talumolo dikabarkan rusak akibat dilempari puluhan oknum pemuda yang diduga dari Kelurahan Bugis. Tak hanya itu, seorang warga Talumolo juga dikabarkan terluka.

Informasi yang dirangkum Gorontalo Post dari lokasi kejadian, bentrokan oknum pemuda antar dua kelurahan itu rupanya dipicu oleh persoalan sepele. Diawali dengan ketersinggungan salah satu kelompok pemuda saat tengah bermain Play Station di salah satu rumah warga di Kelurahan Talumolo. Kejadiannya berlangsung Selasa (10/4).

Karena sudah larut malam, sang pemilik usaha sewa Play Station itu sudah ingin tutup karena mau istirahat. Namun, permintaan sang pemilik usaha malah membuat oknum pemuda yang diduga dari Kelurahan Bugis itu tersinggung, bahkan marah. Mereka pun sempat membuat gaduh sepanjang perjalanan pulang ke rumahnya. Saat itu, warga setempat di Kelurahan Talumolo sempat menahan diri karena tidak ingin terjadi bentrokan antar warga.

BACA  Pleno KPU Bone Bolango, RUMAH Tolak Teken Berita Acara

Upaya provokasi ini sendiri, menurut warga Talumolo, bukan hanya dilakukan saat itu tapi juga diulangi pada keesokan harinya. Menggunakan sejumlah sepeda motor, sekelompok oknum pemuda yang diduga kuat berasal dari Kelurahan Bugis, berusaha memprovokasi warga Talumolo dengan berteriak-teriak di sekitar perbatasan kedua kelurahan itu. Namun oleh warga Talumolo, upaya provokasi itu tidak lantas diladeni.

Puncaknya, kemarin, Kamis (12/4) sekira pukul 01.30 wita dini hari. Saat warga Talumolo tengah tertidur lelap, puluhan oknum pemuda yang diduga kuat asal Kelurahan Bugis melakukan penyerangan. Berbekal batu, pecahan botol hingga parang, mereka melempari rumah warga sehingga membuat suasana yang tadinya hening langsung mencekam. Warga Talumolo yang terkejut dari tidurnya pada awalnya tidak bisa berbuat banyak selain bertahan di dalam rumahnya masing-masing.

BACA  Polisi Amankan 52 Remaja Saat Rayakan Pergantian Tahun di Bukit Peapata

Aksi sekelompok pemuda itu pun semakin menjadi. Bahkan, salah satu rumah milik warga yang ada di perbatasan kelurahan rusak setelah atapnya jebol akibat ditembus sebongkah batu besar yang diduga dilempar oleh kelompok pemuda itu. Warga Talumolo pun melakukan aksi balasan dengan melempari balik kelompok pemuda itu. Bentrokan pun tak terhindarkan. Aksi baku lempar di dekat jembatan Talumolo itu bahkan berlangsung hampir satu jam.

Bentrokan baru reda setelah aparat dari Polres Gorontalo Kota turun langsung ke lokasi kejadian dan menghalau kedua kelompok warga itu. “Kami diserang tiba-tiba saat tengah tertidur lelap dan kejadian ini memang sudah kami curigai akan terjadi, karena sebelumnya sudah coba di provokasi tapi tidak terpancing, baru tadi malam ini setelah beberapa rumah mulai dirusak, kemudian kami melawan,” tegas Angki, salah seorang warga Talumolo yang ditemui di lokasi usai kejadian.

BACA  Polres Pohuwato Ungkap Aktivitas Judi Togel Online

Sementara itu, Ka SPKT III Polres Gorontalo Kota, Ipda Ahmad Doedi yang datang ke lokasi kejadian mengatakan, pihaknya sudah melakukan upaya pencegahan terjadinya bentrok susulan. Polisi juga tengah mengejar para oknum pemuda yang diduga menjadi pemicu penyerangan itu. “Tadi sempat kami kejar provokatornya, tapi lolos,” ujarnya.

Selanjutnya, pihaknya akan melakukan penjagaan di dua kelurahan itu. Tak hanya itu, pihaknya juga akan mempertemukan kedua tokoh masyarakat dari kelurahan itu agar berdamai dan tidak lagi terlibat bentrokan.(yds/hg)


Komentar