Jumat, 20 Mei 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Kapal Pesanan Kemenhub Kembali Diluncurkan untuk Navigasi

Oleh Aslan , dalam Kabar Nusantara , pada Rabu, 31 Mei 2017 | 07:00 Tag: , ,
  

Hargo.co.id – Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terus meningkatkan kualitas pengawasan lalu lintas pelayaran di pelabuhan.

Upaya itu dengan menambah kapala navigasi. Terbaru Ditjen Hubla akan meluncurkan satu dari lima kapal kenavigasiannya untuk ditempatkan di Distrik Navigasi Kelas 1 Tanjung Priok, Jakarta.

Kapal tersebut bernama KN Edam yang diproduksi PT Palindo Marine. Direktur Kenavigasian Ditjen Perhubungan Laut Bambang Wiyanto mengatakan, peluncuran KN Edam merupakan tindak lanjut dari pembangunan lima unit kapal kelas I kenavigasian di PT Palindo Marine ini. “Ada lima unit di sini semua. Empat lagi masih dalam proses pembangunan,” ujarnya seperti dilansir Batam Pos (Jawa Pos Group), Rabu (31/5).

Lebih jauh dikatakannya, pengadaan lima unit kapal kelas satu kenavigasian itu merupakan upaya dari Ditjen Perhubungan Laut untuk memenuhi kebutuhan kapal kenavigasian sebagai pengatur alur pelayaran di perairan Indonesia.

“Aktifitas pelayaran terus meningkat dari waktu ke waktu. Mau tak mau kapal kenavigasian juga harus ditambah agar alur pelayaran tetap diatur dengan baik. Apalagi menjelang musim angkutan lebaran seperti saat ini tentu membutuhkan peralatan kenavigasian,” tutur Bambang.

Selain itu, peran kapal navigasi sangatlah penting sebagai menunjang aspek keselamatan pelayaran. Mengingat aktifitas pelayaran yang semakin padat.

Kemenhub berusaha menyiapkan fasilitas penunjangnya, seperti rambu-rambu atau Sarana Bantu Navigasi Pelayaran (SBNP) yang cukup dan andal. Ini bertujuan untuk memberikan informasi yang akurat dan jelas kepada kapal-kapal yang berlayar sehingga keselamatan pelayaran dapat terjamin.

“Setelah diluncur kapal ini akan segera bertugas untuk mendukung tugas kenavigasian di Distrik Kenavigasian kelas I Tanjungpriok. Kami berharap agar kapal ini segera beroperasi penuh dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dalam mendukung tugas kenavigasian yakni mewujudkan keselamatan pelayaran di seluruh perairan Indonesia,” kata Bambang.

Adapun lima kapal kelas I Kenavigasian pesanan Ditjen Perhubungan Laut itu memiliki spesifikasi panjang 60 meter, lebar 12 meter, tinggi 4,7 meter, kecepatan 15 Knot, jarak jelajah kapal 4000 Nautical Mile, kapasitas tangki bahan bakar ± 220 Ton, dan tangki air tawar ± 100 Ton. (harg/eja/iil/JPG)

(Visited 3 times, 1 visits today)

Komentar