Saturday, 25 September 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Kapasitas Petugas Pengendali OPT Diperkuat

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Tuesday, 14 March 2017 | 12:42 PM Tags: ,
  

GORONTALO-hargo.co.id–Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) merupakan bagian penting, dalam upaya peningkatan produksi tanaman pangan maupun hortikultura Dan peran penting OPT.

dalam tanaman pangan dan hortikultura itu tak lepas dari keberadaan petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman Pangan (POPT).Menyikapi hal itu, Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD).

Balai Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPTPH) terus memberikan perhatian kapasitas petugas POPT.Salah satunya melalui peningkatan kapasitas petugas POPT dalam pengamatan, peramalan serta pengendalian OPT, Senin (13/3).

Tujuannya untuk mewujudkan SDM POPT yang profesional, berintegritas serta berkompentensi tinggi.Kegiatan dibuka Kepala Dinas Pertanian Dr.Ir.Muljadi Mario didampingi perwakilan Direktorat Perlindungan Tanaman Hortikultura, Kementerian Pertanian RI Desmawati.

Pada kesempatan itu, Muljadi Mario menekankan beberapa hal penting Di antaranya, kewaspadaan terhadap perubahan iklim. Paslanya, perubahan iklim turut berpengaruh terhadap peningkatan populasi hama dan penyakit tanaman.

“Kecepatan identifikasi harus dibarengi dengan kecepatan pengendalian untuk mencegah penyebaran OPT meluas. Petugas POPT harus melakukan pengawalan terhadap Program Peningkatan Produksi Pajale.

(padi, jagung dan kedelai) dan Babe (bawang merah dan cabe),” ujar Muljadi Mario menekankan.Hal senada juga disampaikan Direktorat Perlindungan Tanaman Hortikultura Kementan Desmawati.

Ia menekankan, perlindungan tanaman baik pangan maupun hortikultura dalam mengamankan produksi dari serangan OPT harus didukung dengan SDM yang profesional, berintegritas serta berkompentensi tinggi.

Pada kesempatan itu Desmawati juga ikut menitipkan bahan pengendali OPT Hortikultura (cabe dan bawang merah) ramah lingkungan berupa likat kuning.Perlatan tersebut untuk mengendalikan lalat buah dan trips.

Peralatan diterima langsung Kepala Dinas Pertanian Muljadi Mario didampingi oleh Kepala Balai Perlindungan TPH Provinsi Gorontalo Rina Tayeb,SP.,MM.Sementara itu Kepala Balai Perlindungan TPH Provinsi Gorontalo.

Rina Tayeb mengatakan, penguatan kapasitas petugas POPT dilaksanakan selama enam hari di Hotel Damhil.Kegiatan dihadiri 55 orang petugas POPT, POPT-PHP, TB-THL. Adapun narasumber berasal dari Direktorat Perlindungan Tanaman Hortikultura Ditjen Hortikultura, Universitas Negeri Gorontalo (UNG).

dan Balai Besar Peramalan Organisme Penggangu Tanaman (BBPOPT).“Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menyegarkan kembali pengetahuan tentang perkembangan OPT dan DPI (Dampak Perubahan Iklim) sehingga mampu mengawal peningkatan produksi pertanian di Provinsi Gorontalo,” ujarnya.(adv-02/hg)

(Visited 3 times, 1 visits today)

Komentar