Rabu, 21 Oktober 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Kapolda Marah Besar Beri Sanksi Oknum Bripka RB Dan Briptu FS

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo Headline , pada Senin, 15 Januari 2018 | 09:10 WITA Tag: , ,
  


Hargo.co.id – Terkuaknya ‘hubungan spesial’ antara oknum Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Gorontalo Bripka RB dan anak buahnya Briptu FS tak hanya menyedot perhatian publik. Kapolda Gorontalo Brigjen Pol.Rachmad Fudail,MH ikut dibuat berang dengan kasus yang mencuat, Kamis (11/1) dini hari itu. Orang nomor satu di Kepolisian Gorontalo itu marah besar lantaran kasus Bripka RB dan Briptu FS mencoreng institusi Polri.

Karena itu, Kapolda menyatakan akan turun langsung memberi sanksi.Penegasan itu disampaikan Kapolda Brigjen Pol. Rachmad Fudail di sela-sela rapat rutin, Sabtu (13/1).
“Jika benar perbuatan asusila itu, mereka telah mencoreng citra Polri,” tegas Perwira Polisi Bintang Satu itu.

BACA  Masker Bekas Jangan Dibuang Disembarang Tempat

Sebagai anggota Polri, ujar Brigjen Pol Rachmad Fudail, terikat di dalamnya aturan berupa disiplin dan kode etik. Hal itu berlaku dalam hubungan kenegaraan, kelembagaan, kemasyarakatan hingga kepribadian. Dalam aturan tersebut sangat jelas mengatur anggota Polri dilarang melakukan perbuatan yang dapat menurunkan Citra Polri.

“Berbuat asusila itu merupakan perbuatan amoral dan anggota Polri dilarang melakukannya, jika ini dilanggar jelas akan ditindak tegas,” ungkap Kapolda. Karena itu, Kapolda  Brigjen Pol Rachmad Fudail menegaskan akan menindak tegas terhadap oknum Polisi yang telah mencoreng institusi Polri. “Saya akan turun tangan langsung memberikan sanksi,” tegas Jendral yang sukses membangun SPN Gorontalo itu.

BACA  Pemprov Gorontalo Sabet Dua Penghargaan Dari Menkeu

Terpisah Kabid Humas Polda Gorontalo, AKBP Wahyu Tricahyono,SIK menambahkan, kedua oknum anggota Polres Gorontalo Kota akan diberikan sanksi yang tegas. “Saat ini kasus tersebut sudah diambil alih oleh Dit Reskrimum Polda setelah sebelumnya dilimpahkan Polres Gorontalo Kota dan kepada yang bersangkutan akan diberikan sanksi yang tegas sesuai ketentuan yang ada,”ujar Wahyu.

Kedua oknum anggota Polri berinisial RB dan FS ini disebutkan juga akan diberikan dua macam sanksi. Yaitu sanksi pidana umum dan juga sanksi internal (hukuman disiplin/kode etik). “Hal ini sebagai bukti ketegasan Polri dalam pembinaan personel agar tidak melakukan hal-hal yang dapat mencemarkan nama baik institusi,” mantan Kapolres Bone Bolango itu.

BACA  Faskes Wajib Lakukan Skrining Awal Pasien

Karena itu, dia meminta kepada seluruh pihak untuk bisa mempercayakan persoalan ini kepada pihak kepolisian. “Silakan ditunggu saja perkembangannya, namun demikian ini merupakan delik aduan jadi semua tergantung pelapor, tetapi secara internal jelas kepada dua orang anggota tersebut pasti diberikan sanksi,” tandas Perwira Polisi Dua Melati itu.

Sementara itu suami Briptu FS, Bripka SL mengaku sangat terpukul dengan kejadian yang dialaminya. Meski begitu, dirinya akan tetap menjaga kehormatan diri dan keluarganya. “Saya sangat sayang dan cinta. Tapi dengan kejadian ini saya akan mengajukan gugatan cerai,” tegas SL dengan wajah sedih.

Laman: 1 2


Komentar