Thursday, 5 August 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Kapolri Warning Kapolda dan Kapolres yang Tidak Melibas Premanisme

Oleh Tirta Gufrianto , dalam Kabar Nusantara , pada Saturday, 12 June 2021 | 11:05 AM Tags: , ,
  Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

Hargo.co.id, JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah memerintahkan jajarannya di Polda dan Polres bergerak cepat menindak tegas aksi premanisme yang menjadi atensi khusus Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menurutnya, penindakan terhadap premanisme juga bagian dari pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) dalam Program Polri Presisi yang harus ditindaklanjuti oleh seluruh anggota dan jajaran di lapangan.

Jenderal Lisyo Sigit menegaskan akan menegur Kapolda maupun Kapolres yang belum bergerak melakukan penindakan premanisme.

“Kalau belum action juga, saya selaku Kapolri yang akan tegur,” tegasnya dalam keterangan tertulisnya diterima di Jakarta, Jumat (11/6).

Jenderal bintang empat itu meminta semua Polda, serta kepala Bareskrim merespons cepat dan mengambil langkah-langkah apabila ada pengaduan dari masyarakat.

“Apabila ada pengaduan dari masyarakat terkait gangguan kriminalitas yang dilakukan para preman, pelaku curas, dan tukang palak dan peras, dan para pelaku kejahatan konvensional lainnya, untuk segera diberantas habis,” kata dia.

Jenderal Sigit memastikan dirinya bakal langsung melakukan pemantauan seluruh jajarannya terkait pemberantasan pelaku kejahatan ataupun premanisme.

“Saya akan ikuti perkembangan di lapangannya apakah sudah dilaksanakan dengan baik atau belum,” ungkap mantan Kabareskrim Polri itu.

Jenderal Sigit menjelaskan untuk membuat rasa aman dan tenang masyarakat, maka sudah ada aplikasi 110 dan Dumas Presisi.

“Apabila ada masyarakat yang mengalami gangguan terkait kamtibmas dan kriminalitas, bisa hubungi nomor tersebut untuk segera bisa direspons anggota di lapangan,” katanya.

Tidak hanya itu, Jenderal Sigit menyebut, jajarannya juga harus merilis hasil penindakannya terhadap aksi premanisme. Tujuannya, untuk membuat efek jera dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo saat berdialog dengan pengemudi kontainer di wilayah Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (10/6), menelepon Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menindaklanjuti keluhan para sopir terhadap maraknya aksi pungutan liar, dan pemalakan yang dilakukan sekelompok preman. (antara/jpnn/hargo)

 

 

 

*) Artikel ini telah tayang di JPNN.com, dengan judul: “Jenderal Listyo Warning Kapolda dan Kapolres yang Tidak Melibas Premanisme“. Pada edisi Sabtu, 12 Juni 2021.
(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar