Jumat, 22 Januari 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Kasus Freeport, Menlu: Masih Cari Win-Win Solution

Oleh Berita Hargo , dalam Kabar Dunia , pada Rabu, 1 Maret 2017 | 16:30 WITA Tag: , , ,
  


Hargo.co.id – Kisruh perjanjian antara Indonesia dengan PT Freeport masih menimbulkan polemik. Berdasar Peraturan Pemerintah (PP) No 1/2017 tentang kontrak karya diubah menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK). Akan tetapi PT Freeport tetap bersikeras mengikuti Kontrak Karya sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral Dan Batubara.

Meski begitu, Retno menegaskan, hubungan Indonesia-Amerika Serikat baik-baik saja. Berbagai kerja sama masih terjalin terutama di bidang ekonomi. “Hubungan dengan Amerika baik. Amerika adalah mitra strategis kita. Hubungan dagang ekonomi juga kuat,” katanya.

Dalam kasus denga PT Freeport hingga kini masih dilakukan berbagai langkah untuk menemukan kesepakatan. “Kita masih berdiskusi berupaya menemukan win win solution,” katanya.

BACA  Raja Salman Sudah Disuntik Vaksin Produksi Perusahaan Amerika

IUPK berlaku selama lima tahun dan dapat diperpanjang, maksimal sebanyak dua kali. Aturan lainnya yaitu setiap perusahaan tambang juga wajib melakukan divestasi hingga 51% secara bertahap selama sepuluh tahun. Namun aturan ini tidak disepakati PT Freeport dan mengancam akan membawa hal ini ke arbitrase internasional. (cr1/JPG)


Komentar