Jumat, 14 Mei 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Kawasan Center Point Jadi Primadona untuk Ngabuburit di Gorontalo 

Oleh Berita Hargo , dalam Headline Ragam , pada Minggu, 25 April 2021 | 14:05 WITA Tag: ,
  Situasi di kawasan Center Point Bone Bolango yang menjadi primadona bagi yang ingin ngabuburit. (Foto Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Sudah menjadi tradisi, dimana setiap Bulan Ramadan, masyarakat melakukan ngabuburit atau menunggu waktu berbuka puasa. Di Gorontalo, salah satu lokasi ngabuburit yang menjadi primadona masyarakat adalah di Center Point.

Center Point yang terletak di Bone Bolango tersebut, banyak dikunjungi oleh masyarakat. Baik itu yang ada di kabupaten tersebut, maupun yang datang dari Kota Gorontalo atau kabupaten lainnya di Gorontalo. 

Ini dikarenakan, lokasi Center Point tersebut sangat indah pemandangannya pada sore hari, sehingga masyarakat bisa menunggu buka puasa dengan cara menikmati pemandangan. Ada pula yang mengabadikan setiap moment untuk berfoto di lokasi tersebut.

Tak hanya itu saja, di Center Point pula terdapat sejumlah penjual takjil atau makanan berbuka puasa. Hal ini pun turut menarik perhatian dari masyarakat, untuk ngabuburit di lokasi tersebut sambil berburu takjil. Bahkan setiap harinya, lokasi Center Point Bone Bolango selalu dipadati oleh masyarakat dari berbagai daerah.

Situasi di kawasan Center Point Bone Bolango yang menjadi primadona bagi yang ingin ngabuburit. (Foto Istimewa)
Situasi di kawasan Center Point Bone Bolango yang menjadi primadona bagi yang ingin ngabuburit. (Foto Istimewa)

Harti salah seorang pengunjung mengatakan, pemandangan sore hari di Center Point Bone Bolango ini sangatlah indah. Masyarakat bisa menikmati sunset di sore hari, sambil melihat para penjual takjil dan masyarakat yang berfoto di Center Point.

“Center Point Bone Bolango ini sangat indah pemandangannya. Saya sendiri sangat betah berada disini, untuk menunggu waktu berbuka puasa, sambil membeli takjil yang dijual oleh para penjual di sekitar center point. Saya juga turut mengabadikan moment berada di center point ini dengan berfoto bersama teman dan keluarga,” terangnya.

Sementara itu, salah seorang pedagang takjil, Fadlun Lasimpala mengaku, moment Bulan Ramadan ini memberikan keuntungan tersendiri bagi mereka. Apalagi dengan berjualan di Center Point ini, banyak pengunjung yang datang ngabuburit, membeli jualan takjil para pedagang.

“Kami jualan berbagai macam takjil. Mulai dari berbagai macam kue, es buah, es kelapa muda dan bubur ayam. Harganya pun terjangkau hanya Rp 5 ribu,” pungkasnya. (inda/ung/hargo).

BACA  Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Randangan, Wafat 

Komentar